BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Triwulan II Tahun Anggaran 2023 di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Selasa (5/9/2023).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten dan langsung dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti.
Pada kesempatan itu, Virgojanti mengatakan kegiatan rakor tersebut merupakan salah satu ajang bertukar pengalaman bagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.
“Mudah-mudahan ke depan nanti dalam penatakelolaan keuangan dan aset yang akan datang dapat semakin lebih baik lagi,” ungkap Virgojanti.
Selanjutnya, Virgojanti juga menyampaikan sinergi antar daerah dalam hal tersebut sangat dibutuhkan. Sehingga diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang akuntabel, efektif dan efesien serta dapat memberikan kemanfaatkan kepada masyarakat.
“Tadi saya menyampaikan terkait yang harus dapat disepekati bersama, baik itu mengenai akuntabilitas, efektif dan efesien dalam penggunaan anggaran dan aset. Itu yang kita tekankan pada rakor ini,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti menyampaikan rakor tersebut merupakan salah satu kegiatan pembinaan dan pengawasaan yang dilakukan Pemprov Banten kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.
Setidaknya, kata Rina, dalam jangka satu tahun Pemerintah Provinsi diminta untuk menggelar rakor pengelolaan keuangan dan aset daerah minimal 3 kali.
“Kita diamanatkan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan kepada Pemerintah kabupaten/ kota terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah,” kata Rina.
“Rakor ini juga untuk menilai kinerja dari pengelolaan keuangan kabupaten/ kota selama tahun 2023 dengan beberapa indikator yang kita nilai,” sambungnya.
Kemudian, Rina juga menjelaskan terkait akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, bukan hanya sebatas mampu dipertanggungjawabkan, akan tetapi harus mampu dijabarkan dan dijelaskan.
“Karena kita punya satu misi yang sama, bawa seluruh pengelolaan keuangan dan aset yang dilakukan oleh kabupaten/ kota di Provinsi Banten itu telah dilaksanakan dengan baik, tertib, efektif, efisien dan bermanfaat,” tandasnya.
Diketahui, dalam rakor tersebut, Pemprov Banten memberikan penghargaan pengelolaan keuangan dan aset daerah pada triwulan ke II kepada kabupaten/kota se-Provinsi Banten.(Red/Dede)







