Home / Daerah / Pemerintah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:26 WIB

Aktivis Pandeglang Kritik Sikap Emosional Bupati Dewi Setiani

Aktivis Mahasiswa Peduli Pendidikan, Rafiudin, saat diwawancarai wartawan di depan kantor Bupati Pandeglang | Dok. Guntur-BNC

Aktivis Mahasiswa Peduli Pendidikan, Rafiudin, saat diwawancarai wartawan di depan kantor Bupati Pandeglang | Dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Aktivis dari Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan menyatakan penyesalan terhadap kebijakan dan sikap Bupati Pandeglang Dewi Setiani. Aktivis menyebut, Bupati Pandeglang sebagai sosok yang ‘pundungan’ atau mudah tersinggung dan merajuk.

Demikian disampaikan Rafiudin, salah satu aktivis yang aktif menyuarakan kritik, dalam aksi protes terhadap pelantikan staf ahli bupati yang merupakan tersangka kasus kecelakaan pada Kamis, 4 Mei 2026, di depan kantor Bupati Pandeglang.

Rafiudin juga menjelaskan, sikap ‘pundungan’ yang dimaksud merujuk pada sifat emosional dan tidak terbuka terhadap kritik. Ia mengungkapkan, selama ini Bupati Dewi Setiani kerap menghindar dan tak mau menghadiri aksi-aksi yang dilakukan oleh masyarakat dan aktivis.

“Yang pertama, setiap kali masyarakat yang tergabung dalam aliansi atau pergerakan apapun ketika menyampaikan pendapat di muka umum, beliau tidak pernah hadir,” ujar Rafiudin.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Serang Ikuti Retret Nasional di Jatinangor

Selain itu, Rafiudin menambahkan, selama ini Bupati Pandeglang selalu bersembunyi ketika ada aksi dan menuduh, kritik yang dilayangkan selalu ditunggangi oleh muatan politik. “Apa-apa pundung, apa-apa disangkutkan dengan lawan politik, padahal aksi kami beberapa waktu terakhir selalu objektif,” katanya. Sikap tersebut dinilai menunjukkan kurangnya transparansi dan keberanian dalam menghadapi kritik konstruktif dari masyarakat.

Rafiudin juga mengaku menyesal telah menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Pandeglang lalu. Ia dan sejumlah aktivis lainnya bahkan membuat menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat karena telah memilih Dewi Setiani sebagai Bupati dan Iing sebagai Wakil Bupati yang dinilai tidak proakyat.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan Perekaman KTP Elektronik di Rumah Tahanan

Kritik keras terhadap Bupati Pandeglang ini tidak hanya soal sikap emosional, tetapi juga terkait kompetensi di bidang administrasi dan kebijakan. Rafiudin menyampaikan, meskipun Dewi Setiani memiliki latar belakang di bidang administrasi negara, dia dinilai kurang memahami analisis kebijakan yang efektif dan berpihak kepada rakyat.

“Secara fakultatif dan keilmuan di bidang administrasi negara, beliau paham, tetapi dalam penerapan kebijakan, belum menunjukkan kemampuan yang memadai,” tegasnya.

Masyarakat dan aktivis berharap agar Dewi Setiani mampu introspeksi dan memperbaiki sikap serta kebijakannya demi mewujudkan pemerintahan yang lebih akomodatif dan prorakyat. Kritik yang disampaikan aktivis diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Bupati Pandeglang agar lebih terbuka dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Nobar Debat Cawapres, Ketua KPU Banten : Boleh Beda Pilihan, Tapi Ingat Kita Anak Bangsa

Daerah

Pilkada Diwarnai Tindak Pidana, Mahasiswa Desak Kejati Banten Netral

Daerah

Evaluasi OPD, Budi Rustandi Lakukan Rotasi Kepala Bapenda, BPKAD, dan Bapperida Kota Serang

Daerah

Andra Soni Bangga Sikap Gotong Royong dan Kerukunan Warga Banten

Daerah

Tidak Didampingi Orang tua Saat Pengukuhan, Pj Gubernur Al Muktabar Beri Semangat Kepada Dona Agustin Tim Paskibraka Provinsi Banten

Daerah

Polda Banten Akan Kembali Memberlakukan Tilang Manual

Daerah

Pekan Terakhir Menjabat Pj Gubernur Banten, Ini Kata A Damenta

Daerah

Dana Kampanye Pilkada Kota Serang Dibatasi Rp17 Miliar