Home / Daerah

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:14 WIB

Dikunjungi Menko Polhukam, BEM Universitas Faletehan Ungkap Tantangan Wujudkan Indonesia Emas 2045

BagusNews.Co – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Faletehan Hibatullah Fakhri Jamil mengatakan, banyak ancaman yang mampu menghambat untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Salah satunya terkait intoleransi.

“Karena dengan intoleransi kita mudah untuk terpecahkan, dan itu dapat membuat kita tidak bisa sampai Indonesia Emas 2045,” ungkap Hibatullah Fakhri dalam keterangnya usai menghadiri Seminar Kebangsaan yang digelar di Graha Universitas Faletehan, Rabu 13 Desember 2023.

Dikatakannya, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dibutuhkannya penegakan hukum dan keadilan. Maka generasi muda memiliki peran untuk menegakan hukum dan keadilan tersebut.

Baca Juga :  Datangi Kantor BKPSDM, DPRD Kota Serang Tekankan Pentingnya Manajemen Talenta dalam Pengelolaan ASN

“Karena biasanya negara hancur itu, utamanya, kalau hukum tidak ditegakkan dengan benar. Untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045, kita harus bagi-bagi tugas,” katanya.

“Mari bersama-sama membangun bangsa Indonesia yang maju dan beradab dengan memanfaatkan segala kelebihan yang kita miliki. Agar Indonesia Emas di tahun 2045 dapat tercapai,” sambungnya.

Sementara, pada kesepatan tersebut Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, dibutuhkannya beberapa hal. Mulai dari ideologi bangsa yang kokoh, ekonomi berjalan dengan baik, hukum dan keadilan ditegakkan, politik yang demokratis, budaya gotong-royong, serta mengedepankan persaudaraan.

Baca Juga :  Dampak Sengketa Pilkada di MK, Pelantikan 3 Kepala Daerah di Banten Tertunda 

Lebih lanjut, Mahfud MF menuturkan Indonesia Emas juga disokong oleh sejumlah indikator lain. Diantaranya pemanfaatan bonus demografi, bonus geografi, serta kesadaran hidup bernegara untuk terus bersatu.

“Kalau beberapa indikator ini terpelihara sampai tahun 2045, artinya ketika Indonesia di usianya 100 tahun, barulah Indonesia sudah bisa dikatakan emas,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tinjau Aset Eks Disdukcapil Kabupaten, Walikota Canangkan Rehab Kantor DLH Kota Serang

Daerah

Pemprov Banten Salurkan Ribuan Bantuan Sosial

Daerah

Baru Dilantik Jadi Menteri Desa, Yandri Susanto Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Serang
Antisipasi padam listrik selama Ramadan, personel PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan pasokan listrik andal.

Daerah

Antisipasi Padam Listrik Selama Ramadan, PLN Banten Siagakan 1.415 Personel

Daerah

Pembangunan Jalan Tonjong-Banten Lama untuk Penguatan Infrastruktur Kawasan Industri Banten Utara

Daerah

TTKKBI Pecahkan Rekor Muri Peragaan Silat Golok Terbanyak

Daerah

Antisipasi Penyakit Pada Hewan Kurban, Distan Banten Gelar Pertemuan Persiapan Idul Adha

Daerah

Dukung Pertumbuhan UMKM, DKUPP Kabupaten Pandeglang Benahi Rumah Kemasan