BagusNews.Co – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengklaim, inflasi di Kota Serang selama tahun 2023 capai 2,11 persen di bandingkan dengan inflasi nasional 2,61 persen dan Provinsi Banten 3,06 persen.
Demikian hal itu di ungkapkan Nanang Saefudin, kepada wartawan usai menghadiri rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Serang, di Aula Setda Lantai 1, Selasa, 9 Januari 2023.
Nanang mengatakan, rendahnya inflasi di Kota Serang selama tahun 2023, tidak lepas dari beberapa program yang pihaknya telah lakukan. Mulai dari operasi pasar serta pemantauan harga bahan pokok di pasaran.
“Alhamdulilah kita bisa kendalikan itu dengan berbagai program yang telah kami laksanakan. Misalnya operasi pasar, mantau harga-harga bahan pokok, mulai dari beras, cabai, minyak goreng dan lain sebagainya,” katanya.
“Kemudian kalau ada yang di temukan harganya signifikan, maka kita koordinasi dengan Dinas terkait,” sambungnya.
Atas capain itu, kata Nanang, Kota Serang telah masuk 10 besar Kota dengan inflasi terkecil se-Indonesia.
“Tentunya patut kita syukuri, karena kalau kita bandingkan dengan Kota yang ada di Banten, Kota Cilegon 3,50 persen dan Kota Tangerang 3,17 persen,” ujarnya.
Menurut Nanang, penyumbang inflasi di Kota Serang maupun di Provinsi Banten tidak jauh dari masalah kebutuhan pokok. Misalnya beras, telur, minyak, cabai, tomat, dan bawang.
“Kalau penyebabnya mungkin sama. Tapi Insya Allah kalau untuk beberapa kebutuhan pokok yang lain mungkin kita akan siapkan. Karena saat ini kita sedang melakukan penanaman cabai dan bawang di Kecamatan Kasemen seluas 12 hektar,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Nanang juga ingin memastikan pasokan komoditas yang ada di Kota Serang bisa terpenuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Serang.
“Jadi apakah nanti Disperindagkop akan berkerjasama dengan kabupaten lain. Karena ketersedian pasokan sangat penting, tapi kita juga jangan sampai mengandalkan dari kabupaten/kota yang lain,” pungkasnya.(Red/Misbah)







