Home / Daerah / Politik

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:55 WIB

Ketua KPPS yang Meninggal di Jawilan Ternyata Buruh Pabrik di Serang Timur

Komisioner KPU Kabupaten Serang Septia Abdi Gama beserta jajaran saat mendatangi rumah duka Heri Hermawan (34), Ketua KPPS di TPS 9, Kampung Pasir Sempur, Desa Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang yang meninggal dunia pada Selasa, 20 Februari 2024 I Istimewa

Komisioner KPU Kabupaten Serang Septia Abdi Gama beserta jajaran saat mendatangi rumah duka Heri Hermawan (34), Ketua KPPS di TPS 9, Kampung Pasir Sempur, Desa Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang yang meninggal dunia pada Selasa, 20 Februari 2024 I Istimewa

BagusNews.Co- Ketua KPPS di TPS 9, Kampung Pasir Sempur, Desa Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang yang meninggal dunia diketahui sebagai buruh salah satu pabrik besar yang berada di wilayah Serang Timur.

Almarhum Heri Hermawan (34), meninggal dunia pada Selasa, 20 Februari 2024 diduga akibat kelelahan. Almarhum diketahui memiliki satu istri dan dua orang anak.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Serang Ichsan Mahfuz, pihaknya telah mendapatkan kronologi meninggalnya Ketua KPPS TPS 9 atas nama Heri Hermawan tersebut.

“Almarhum sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Banten Gerak Cepat Atasi Radiasi Cs-137 Bersama Pemerintah Pusat

Berdasarkan keterangan adik kandung almarhum, lanjut Ichsan, sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari 2023, almarhum masuk kerja seperti biasa, pulang pagi dan langsung melaksanakan tugas sebagai ketua KPPS di TPS 9 di Desa Bojot dan selesai pada 04.00 WIB pagi di 15 Februari.

Ia melanjutkan, sejak Kamis 15 Februari 2024, almarhum Heri Hermawan masuk kerja kembali sebagai buruh di pabrik pada pukul 14.00 WIB seperti rutinitas biasanya sampai hari Selasa, 20 Februari 2024, mendiang tutup usia.

Sementara berdasarkan keterangan dari warga setempat, kata Ichsan, sebelum meninggal Heri Hermawan sempat datang ke sebuah warung untuk membeli air minum.

Baca Juga :  Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak Akhda Jauhari Dilantik, Ini Pesan BPN Banten

“Awal mula almarhum datang ke warung minta dibuatkan es buah, es buahnya enggak ada lalu almarhum pesan Pop Ice Bland rasa mangga, lalu almarhum teleponan sambil menuju ke pos ronda,” bebernya.

Almarhum, lanjut Ichsan, kemudian ditemukan warga tidak sadarkan diri dalam posisi telungkup atau sujud.

“Ketika dipanggil-panggil oleh saksi, almarhum sudah tidak sadarkan diri. Kemudian warga sekitar membawanya ke Klinik Arohman, namun dokter menerangkan Heri sudah meninggal dengan diagnosis kelelahan,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kolaborasi Lintas Sektor Normalisasi Sungai Cirarab, Pemprov Banten dan BBWS C2 Turunkan Alat Berat

Politik

Jelang Kongres II, PRIMA Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Daerah

Pokja Wartawan Banten Gelar Raker di Anyer, Ini Hasilnya

Daerah

A Damenta Bentuk Tim Khusus Persiapan Masa Transisi Gubernur Banten Terpilih

Daerah

Pemprov Banten Ajak Giatkan Masyarakat Sehat dan Bahagia

Daerah

Baru Dilantik Jadi Menteri Desa, Yandri Susanto Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Serang

Daerah

30 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Majasari Swadaya Bangun Jalan Rusak

Daerah

TLHP Tahun 2022 Provinsi Banten Capai 100 Persen, Al Muktabar : Kita Penuhi Sesuai Ketentuan yang Berlaku