Home / Daerah

Kamis, 10 April 2025 - 07:31 WIB

Pemkot Serang Lakukan Sinkronisasi Data Bansos dan BPJS PBI

Wali Kota Serang Budi Rustandi | Dok. Istimewa

Wali Kota Serang Budi Rustandi | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemkot Serang lakukan pemutakhiran data penerima Bantuan Sosial (Bansos) dan BPJS Bantuan Iuran (PBI) guna segala bantuan yang sudah disiapkan tepat sasaran ke setiap warga yang membutuhkan.

Agenda tersebut diselenggarakan di aula Dinsos kota Serang dan dihadiri oleh Wali Lota Serang, Wakil Wali Kota Serang, Ketua DPRD Kota Serang, Komisi II DPRD Kota Serang dan perwakilan RT/RW serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan data merupakan hal paling fundamental dalam setiap distribusi bantuan yang dikeluarkan oleh Pemkot Serang. Oleh karenanya verifikasi data dan terjun ke masyarakat secara langsung sangat dibutuhkan.

Baca Juga :  Fondasi Pembangunan Kota Tangerang 2026, LKjIP dan LKPJ Walikota 2025 Jadi Rujukan Strategis

“Yang terpenting bukan jumlah bantuannya melainkan ketepatan sasarannya, tambahan kuota 10 ribu untuk PBI ini harus benar-benar menyentuh masyarakat yang belum mampu.,” ucap Budi, Rabu, 9 April 2025.

Mantan ketua DPRD Kota Serang itu menegaskan, untuk kedepannya sudah tidak ada lagi masyarakat yang harus menahan dirinya di rumah sakit dikarenakan tak mampu membayar uang pengobatan lantaran tak di tercover BPJS.

“Jangan sampai ada lagi warga yang tertahan di rumah sakit karena tak ter-cover BPJS,” tegas Budi.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinsos Kota Serang Muhammad Ibra Gholibi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Walikota Serang untuk meminta Dinsos Kota Serang berkolaborasi dengan para RT/RW untuk memperbaiki data penerima bansos.

Baca Juga :  Aset Tak Kunjung Diserahkan, Sekda Nanang: Jangan Debat Liar di Ruang Publik

Selain itu, Pemkot Serang juga sedang merancang untuk menambah jenis bantuan sosial lainnya, seperti program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Program ke depan bukan hanya penambahan kuota BPJS PBI, tapi juga bantuan sosial lainnya, seperti bantuan makanan dan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH),” jelasnya.

Selanjutnya, Ibra juga mengatakan masih banyaknya rumah tidak layak huni di kota Serang dan belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

“Banyak sekali di lingkungan kita rumah yang hampir roboh, namun belum mendapatkan bantuan. Maka melalui forum ini kita kumpulkan para lurah dan camat untuk menuntaskan persoalan ini bersama-sama,” tutup Ibra. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jadi Tempat Studi Banding, Ketua DPRD Banten Terima Kunjungan Bamus DPRD Sumatera Barat

Daerah

Satu Hari Jelang Purna Tugas DPRD Kota Serang, Rapat Paripurna Persetujuan APBD 2024 Molor

Daerah

Jelang Masa Akhir Jabatan, Walikota Serang Lantik 24 Kepala Sekolah dan 5 Auditor

Daerah

Aktivis Pandeglang Kritik Sikap Emosional Bupati Dewi Setiani

Daerah

WH Akan Surati Kemendagri Untuk Menarik Usulan Pemberhentian Sekda Banten

Daerah

Dimyati Natakusumah: Gebrag Ngadu Bedug Momentum Lestarikan Budaya Keislaman

Daerah

Konflik Agraria Pulau Sangiang, Perjuangan Warga Melawan Ancaman Pengusiran

Daerah

Mahasiswa UGM Inisiasi Program Homestay di Tanara