Home / Daerah

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:57 WIB

Banten Rawan Gempa, BPBD Imbau Masyarakat Kenali Mitigasi Bencana

Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana | Dok. Istimewa

Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Wilayah Kabupaten Lebak telah diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7, dan puluhan kali gempa susulan. Menanggapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten meminta masyarakat untuk mengenali mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana, mengatakan, mitigasi bencana perlu dipahami oleh seluruh elemen masyarakat. Hal itu diperlukan untuk mencegah adanya korban jiwa saat bencana terjadi.

Ia pun meminta seluruh aparat di kecamatan hingga desa untuk turut serta dalam mengedukasi terkait mitigasi bencana gempa bumi.

“Masyarakat perlu kita edukasi tentang mitigasi bencana, dan ini bukan hanya tugas BPBD saja namun tugas semua pihak baik itu aparat di kecamatan, desa hingga tingkat RT,” ujar Nana usai menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Bencana Gempa Bumi di Kota Serang, Selasa, 27 Februari 2024.

Ia menuturkan, terdapat beberapa langkah mitigasi yang harus dilakukan oleh masyarakat saat terjadi gempa bumi. Seperti melindungi kepala dari reruntuhan bangunan dengan berlindung di bawah meja dan alat lainnya jika berada di dalam ruangan.

Baca Juga :  BPBD Banten Akan Bangun Gedung Baru Lengkap Dengan Sistem Aplikasi Terintegrasi

“Hal yang pertama kita harus lakukan jika terjadi gempa adalah melindungi bagian vital kita seperti kepala dari reruntuhan bangunan. Jika gempa terjadi, kita jangan panik. Berlindunglah di bawah meja sampai gempa selesai,” tuturnya.

Jika guncangan gempa dirasa sudah selesai, masyarakat dapat segera keluar ruangan dan pergi ke tempat yang lebih aman. Hal itu dilakukan karena khawatir akan terjadi gempa susulan.

“Kemudian juga usahakan mencari informasi lanjutan melalui BMKG dan sebagainya, meskipun tidak semua warga memiliki android tapi paling tidak ada beberapa yang punya agar bisa mengakses informasi itu,” terangnya.

Nana mengungkapkan, gempa berkekuatan Magnitudo 5,7 yang berpusat di Kecamatan Bayah pada Minggu, 25 Februari 2024, telah mengakibatkan beberapa rumah alami kerusakan. Hal itu pun menjadi catatan bahwa konstruksi rumah juga menjadi perhatian agar bisa mitigasi dari bencana gempa bumi.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Virgojanti Minta BPBD Provinsi Banten Lakukan Pemetaan TPS yang Rawan Bencana

Di tempat terpisah, Pj Sekda Provinsi Banten, Virgojanti, mengatakan, ada empat tahapan penanggulangan bencana seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007. Salah satunya yakni mitigasi bencana.

Pada tahap ini, pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk waspada dan memahami mitigasi bencana dengan melakukan evakuasi diri sebelum datang bantuan.

“Dengan harapan ketika terjadi bencana di beberapa wilayah, masyarakat memiliki satu kesiapan dalam menghadapi suatu bencana, tidak bingung lagi evakuasinya kemana mereka sudah mengetahui,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan segala unsur penanggulangan bencana mulai dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan pemerintah kabupaten/kota.

“Koordinasi lintas sektor sangatlah penting untuk dilakukan, kita ingin mitigasi bencana dapat dilakukan dengan maksimal guna mencegah adanya korban jiwa. InsyaAllah kita juga akan melakukan gladi lintas sektor tentang penanggulangan bencana,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

HUT Kota Tangerang: Penampilan Musik Religi Siap Meriahkan Culinary Day 2026

Daerah

Peringati Hakordia 2024, Pj Al Muktabar: Antikorupsi Menjadi Hal Penting Dalam Kehidupan

Daerah

Workshop Seni Rupa Mural Ramaikan Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2022

Daerah

Pos Terpadu Cegah dan Tanggulangi Stunting, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti: Upaya Dekatkan Layanan Kesehatan

Daerah

Anggaran PSU Pilkada Kabupaten Serang Resmi Ditetapkan, Pemkab Siapkan Rp12,6 M

Daerah

Madrasah Ma’had Nurul Najmi Cetak Generasi Kreatif dan Inovatif

Daerah

Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Pantai Cibaru dalam Kondisi Meninggal Dunia

Daerah

Jelang Pilkada Serentak 2024, Hamas Komitmen Kawal Pemerintah di Kota Serang