Home / Daerah

Selasa, 25 Juni 2024 - 12:05 WIB

Fokus Komoditi Cabai dan Bawang Merah, TPID Banten Gagas Pengelolaan Kawasan Pertanian Smart Farming

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti Panen Tanaman Pokcoy di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok. BNC

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti Panen Tanaman Pokcoy di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok. BNC

BagusNews.Co – Tim Pengedali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten menggagas pengelolaan kawasan pertanian komoditas cabai dan bawang merah melalui konsep smart farming yang berkelanjutan

Sebagai pilot project pertama, TPID akan mengoptimalkan lahan milik aset Pemkot Serang seluas 12 hektar hektar di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Ketua TPID Provinsi Banten Virgojani mengatakan, gagasan ini merupakan hasil dari Rakor yang dilakukan tim TPID Banten yang terdiri dari Bank Indonesia (BI) Kantor perwakilan Provinsi Banten, Forkopimda, Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten serta seluruh Kepala Daerah di Banten.

“Ini sebagai upaya kita untuk berperan aktif dalam pengendalian inflasi di daerah, tegrutama pada duaa komoditas itu yang sering menjadi pemicu naiknya inflasi,” kata Virgojanti, Selasa 25 Juni 2024.

Kegiatan yang diinisiasi oleh BI dan Distan Peovinsi Banten itu, lanjutnya, akan dapat membantu suplai kebutuhan cabai dan bawang merah lokal secara bertahap berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Gelar Peringatan Hari Santri Nasional, Cak Nawa : NKRI Ini Berdiri Ada Andil Kaum Santri

Diakuinya, dengan lahan seluas itu memang tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Banten. Maka dari itu, kedepan program itu akan terus dikembangkan di seluruh daerah.

“Ini kita lakukan perdana dan akan menjadi pilot project baik tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

Sementara, Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengungkapkan, pengoptimalan kawasan pertanian cabai dan bawang merah hasil kolaborasi bersama BI ini merupakan bagian dari program sekolah lapang holtikultura yang dikembangkan oleh TPID.

Dikatakannya, luasan lahan tersebut akan dibagi menjadi dua wilayah, yakni 2 hektar untuk Lab Lapangan (LL) atau kawasan inti dan 10 hektar lainnya akan dijadikan sebagai kawasan praktik lapangan.

“Konsep pola pertaniannya akan menggunakan smart farming, dari mulai pemupukan sampai penyiraman yang menggunakan drone. Kita juga bisa kontrol kadar air dan kebutuhan pupuknya melalui aplikasi yang sudah tersedia,” katanya.

Baca Juga :  Persiapan Menyambut Arus Mudik, Pemprov Banten Gelar Rapat Internal

Dengan konsep seperti itu, setiap satu hektar lahan diharapkan bisa menghasilkan panen cabai merah sampai 25 ton dan untuk bawang merah sekitar 10 ton. Untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, program itu akan kita duplikasi ke seluruh Pemda, sehingga program ini bisa berkelanjutan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara bertahap.

“Dengan konsep ini, kita desain setiap bulan melakukan panen dengan mengatur pola tanam yang dilakukan sejak awal,” ucapnya.

Program ini juga menganut sistem berkerakyatan dan terdesentralisasi. Berkerakyatan artinya melibatkan masyarakat setempat. Mereka dilatih secara profesional oleh TPID. Kemudian terdesentralisasi artinya ada dukungan Pemda. Saat ini BI tengah membangun sistem kelembagaan dan tata kelola keuangannya.

Kemudian, Pemprov Banten akan mengoptimalkan irigasi pengairannya, sehingga kebutuhan air di lahan itu terpenuhi secara baik.

“Kita targetkan bulan Oktober nanti akan dilakukan grand lauching,” pungkasnya. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Perkuat Literasi Warga Cilegon, Perpusnas Sumbang 1000 Buku di Kelurahan Ramanuju

Daerah

Gandeng BKN, BKD Banten Gelar Seleksi Kompetensi P3K

Daerah

Pelantikan DPW 234 SC Banten, Gubernur Andra Soni Ajak Bangun Ekosistem Pembangunan Positif

Daerah

Mahasiswa UIN Tolak Kenaikan UKT, Bonsu: Mempersulit Rakyat

Daerah

Pengangguran di Kota Serang Masih Tinggi, Ini Kata Disnakertrans Kota Serang

Daerah

Antisipasi Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Banten Buka Command Center Untuk Lakukan Koordinasi

Daerah

Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDI Perjuangan Kawal Pembangunan

Daerah

May Day 2026 di Serang Bakal Meriah, Bupati Ratu Zakiyah Hadirkan Pelayanan Gratis dan Artis Nasional