Home / Daerah

Rabu, 3 Juli 2024 - 08:46 WIB

Tingkatkan LTT Padi, Distan Banten Optimalkan Program Irpom dan Pompanisasi

BagusNews.Co – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten terus berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi dampak musim kemarau pada sektor pertanian, diantaranya dengan mengoptimalikan program irigasi perpompaan (irpom) dan pompanisasi.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, untuk tahun 2024 ini terdapat 338 unit irigasi perpompaan (Irpom) yang disalurkan oleh pemerintah pusat kepada Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Terdiri dari Kabupaten Lebak 155 unit, Kabupaten Pandeglang 85 unit, Kabupaten Serang 55 unit, Kabupaten Tangerang 28 unit dan Kota Serang 15 unit.

“Dalam persyaratan teknisnya 1 unit irpom mampu mengalari sekitar 20 hektar sawah, maka dengan 338 unit irpom mampu mengaliri 6.760 hektar untuk satu kali tanamnya,” ungkap Agus M Tauchid usai melakukan monitoring dan evaluasi irpom di Desa Gerudug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Selasa 2 Juli 2024.

Distan Banten melakukan monitoring dan evaluasi irpom di Desa Gerudug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang | Dok. BNC

Selanjutnya, Agus menyampaikan irpom tersebut ditujukan untuk sawah tadah hujan. Sehingga diharapkan mampu membantu petani dalam menyelamatkan tamannya pada saat musim kemarau.

“Untuk sawah tadah hujan biasanya hanya melakukan tanam sekali dalam satu tahun karena hanya mengandalkan musim penghujan, dan Irpom ini juga diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) hingga 3 kali dalam setahun,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Banten Waspadai Pergerakan Harga Beras

Selain itu, Agus juga mengungkapkan program irpom dan pompanisasi tersebut dapat meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) di Provinsi Banten. Terlebih saat ini Pemprov Banten dan Pemerintah Kabupaten/Kota terus meningkatkan kinerja irigasi teknis yang telah ada.

“Untuk 2 kali masa tanam irpom mampu meningkatkan LTT hingga 13.520 hektar, selanjutnya kita juga ada bantuan pompanisasi 1.123. Dengan asumsi 1 pompanisasi mampu membantu 10 hektar, maka akan ada 11.230 hektar untuk sekali tanam,” imbuhnya.

Distan Banten melakukan monitoring dan evaluasi irpom di Desa Gerudug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang | Dok. BNC

“Kalau kita satukan kekuatan antara irpom, pompanisasi dan irigasi teknis. Maka akan menjadi kekuatan untuk menghadapi musim kemarau,” sambungnya.

Lebih lanjut, Agus menuturkan program irpom dan pompanisasi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko musim kemarau yang berdampak pada sektor pertanian.

“Irpom dan pompanisasi ini sebagai benteng untuk melindungi tanaman yang ada,” tuturnya.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Jaya Laksana Desa Desa Gerudug, Kecamatan Bojong Rudi Rohim mengatakan dengan adanya irpom tersebut sangat membantu para petani, khususnya pada saat masa tanam kedua yang sering menjadi kekhawatiran petani.

Baca Juga :  Pembukaan O2SN-FLS3N 2026, Walikota Serang Tekankan Tim Juri Harus Fair

“Sangat terbantu dengan adanya irpom ini, bahkan petani jadi semangat. Karena biasanya untuk masa tanam kedua sering gagal panen yang disebabkan kekurangan air,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Kelompok Tani Saluyu Raksa Tani Desa Gerudug, Kecamatan Bojong Asepullah menuturkan, sebelum adanya irpom, para petani kerap memiliki kekhawatiran pada saat memasuki masa tanam kedua. Lantaran hanya mengandalkan air hujan dan swadaya pertani untuk melakukan pompanisasi.

“Kita terbantu dengan irpom ini untuj meningkatkan IP, tadinya dalam setahun hanya 2 IP dan itu juga seting gagal karena kurang air. Harapannya dengan ada irpom ini bisa sampai 3 IP,” katanya.

“Dengan adanya irpom ini, petani bisa tanam dan tidak ada kekhawtiran kekurangan air,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kasiter Kasrem 064/MY Kol Inf Sigit Dwi Cahyono, Banit subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Banten M Tri Sutriyanto, Plt Kabid Prasarana Distan Provinsi Banten Saiful Bahri dan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Empat TPS di Kota Serang Wajib Pemungutan Suara Ulang

Daerah

Banten Provinsi Kedua yang Dikunjungi Ganjar Pranowo Usai Ditetapkan Sebagai Capres

Daerah

Kesiapan Logistik PSU Pilkada Kabupaten Serang 80 Persen, Kotak Suara Lama Tak Dipakai

Daerah

Persiapan PSU Pilkada Kabupaten Serang, KPU Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi

Daerah

Dua Kendaraan Dinas di Pemkot Serang Hilang, BPKAD Minta OPD Tanggung Jawab

Daerah

BPOM Banten Akan Kembangkan Industri Obat dan Makanan di Kota Serang

Daerah

Kampung Cilaja Berjaya di Festival Gebrag Ngadu Bedug Se-Kabupaten Pandeglang

Daerah

Al Muktabar Dorong Pemberdayaan SMK Jurusan Tata Boga dalam Program MBG