Home / Politik

Rabu, 14 Agustus 2024 - 09:56 WIB

Pengamat Sebut Belum Adanya Deklarasi Airin-Ade Menguatkan Rumor Pencalonan yang Tak Pasti di Pilgub Banten

BagusNews.Co – Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Teguh Aris Munandar menilai, belumnya dilakukan deklarasi pasangan Airin Racmi Diany dan Ade Sumardi sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten menguatkan rumur ketidakpastian pencalonan.

Sebelumnya, beredar kabar deklarasi pasangan Airin Racmi Diany dan Ade Sumardi sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten batal digelar. Rencananya, deklarasi politisi Golkar dan PDIP itu diselenggarakan pada Rabu, 14 Agustus 2024.

“Sampai saat ini belum adanya kepastian rekomendasi dari Golkar menjadi salah-satu penyebab batalnya deklarasi. Deklarasi yang batal digelar Airin-Ade pada 14 Agustus yang batal ini menjadi indikasi kuat tidak pastinya pencalonannya pada Pilkada Banten ini,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu 14 Agustus 2024.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lakukan Pendalaman Visi Misi Bakal Calon Gubernur Banten

Selanjutnya, ia menuturkan dengan keadaan tersebut memperlihatkan tanda–tanda ketegangan dalam internal Partai Golkar terkait pencalonan Airin di Pikada Banten, pasca mundurnya Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang pasti akan berdampak pada arah kebijakan partai.

“Termasuk juga pada rekomendasi partai yang menentukan Airin apakah tetap maju yang sama artinya dengan berlawanan dengan KIM di Banten atau akan bergabung dengan Koalisi Banten Maju dengan mendukung Andra Soni–Dimyati,” ungkapnya.

“Tubuh Partai Golkar yang mengalami goncangan pasca mundurnya Airlangga tentu akan berdampak pada pencalonan Airin di Banten, mengingat rekomendasi yang belum turun dari Golkar yang hari ini akan berganti kepemimpinan, tentu juga dalam hal ini kebijakan, pertanyaannya kemudian apakah Golkar akan bergabung mendukung Andra Soni-Dimyati atau tetap akan melawan KIM di Banten,” sambungnya.

Baca Juga :  Nagita Slavina Dukung Andra Soni di Pilgub Banten

Menurutnya, dalam politik, masa depan sering kali sulit diprediksi dengan pasti. Namun, dengan menganalisis berbagai skenario yang mungkin terjadi pasca gagalnya deklarasi Airin-Ade Sumardi, dapat dilihat bahwa masa depan Golkar di Banten yang sebelumnya selalu berjaya dari Pilkada ke Pilkada kini berada di persimpangan jalan yang sangat krusial.

“Keputusan yang diambil oleh para elite partai dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan apakah Golkar tetap menjadi salah satu kekuatan utama di panggung politik Banten, atau justru terpinggirkan oleh dinamika internal dan eksternal,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hijaz Putra J Mahesa Pimpin PD TIDAR Banten

Daerah

Refleksi Kinerja Bawaslu Banten 2025, Ali Faisal: Penguatan Lembaga dan Dampak Putusan MK

Politik

KPU Kabupaten Serang Temukan 10 Surat Suara Pemilu Anggota DPRD Banten Rusak

Politik

Tawarkan Perubahan Untuk Kota Serang, Wahyu Nurjamil Akan Maju di Pilkada 

Daerah

PKS Klaim Visi-Misi AMIN Telah Mewakili Kepenting Masyarakat Kota Serang

Daerah

Wujudkan Pilkada Banten yang Berkeadilan, Abah Elang: ASN dan Penegak Hukum Wajib Netral

Daerah

Hari Ini PPP Buka Penjaringan Bakal Calon Walikota Serang

Politik

Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Zakiyah-Najib Diperiksa 9 Jam di RSUD Banten