BagusNews.Co- Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong dan mendukung event daerah Festival Gabrugan Masyarakat Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang masuk program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Festival Gabrugan di lapangan Rancanini, Desa Mangu, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
“Festival Gabrugan bisa menjadi daya tarik wisatawan nasional datang ke Serang, Banten,” kata Dimyati dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Rabu, 12 Agustus 2026.
Orang nomor dua di Banten ini melanjutkan, Festival Gabrugan sudah memenuhi persyaratan dan sangat layak untuk didaftarkan ke Kementerian Pariwisata, untuk dijadikan agenda tahunan.
“Kalau kita lihat tadi, seluruh lapisan masyarakat Padarincang, terlibat dalam festival ini, dari mulai anak-anak sampai lansia,” tuturnya.
Oleh karena itu, Dimyati meminta agar perangkat daerah terkait segera berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata, untuk mengusulkan Festival Gabrugan masuk kepada kalender kepariwisataan nasional.
Dengan masuknya Festival Gabrugan ke dalam program KEN Kementerian Pariwisata, akan mempunyai dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, UMKM serta sektor lainnya. Termasuk juga budaya lokal yang akan terus dilestarikan.
“Jika bukan melalui festival seperti ini, anak-anak kita tidak akan mengenal budaya lokalnya. Maka dari itu saya sangat mendukung kegiatan seperti ini dan harus terus dilestarikan setiap tahunnya,” jelasnya.
Dalam Festival Gabrugan masyarakat Padarincang yang digelar 11 Agustus 2026, ada sekitar 4.000 penari yang terdiri dari anak-anak pelajar, mahasiswa, petani, pegiat seni serta masyarakat lokal.
Dalam satu irama mereka melakukan tarian kolosal Rampak Gabrugan dan Ngagurah.
Dukungan Dimyati agar Festival Gabrugan Padarincang didaftarkan masuk program KEN Kementerian Pariwisata, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berjanji akan segera menindaklanjutinya.
“Saya yakin di setiap kecamatan itu mempunyai potensi yang berbeda-beda, dan itu bisa dikembangkan seperti yang dilakukan di Kecamatan Padarincang melalui Festival Gabrugan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Gabrugan Eko Budianto menambahkan, festival ini menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat Padarincang, yang sampai saat ini masih terus dipegang teguh, salah satu pemersatunya melalui pelestarian kebudayaan lokal ini.
Ia mengapresiasi ribuan penari yang terlibat dalam festival ini. Menurutnya, keberhasilan kegiatan bukan keberhasilan panitia, tetapi keberhasilan seluruh peserta dan masyarakat Padarincang.
“Ini bukti kalau kami masyarakat Padarincang masih kompak dan bersatu, dalam memegang teguh warisan kebudayaan kami,” ujarnya. (Redaksi)







