BagusNews.Co – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) Rahmat Bagja mengatakan indeks kerawanan Pilkada di Provinsi Banten masuk dalam ketgori sedang, bahkan terdapat sejumlah daerah yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Pilkada 2024 ini.
“Banten masuk dalam sedang, walaupun ada dinamika pada saat pencalonan Gubernur (Banten, red),” ungkap Rahmat Bagja kepada wartawan usai mengikuti Jalan Sehat dalam rangka Semarak Pengawasan menuju Pilkada serentak 2024 yang digelar Bawaslu Banten, Sabtu 31 Agustus 2024.
Selanjutnya, ia menyampaikan indeks kerawanan Pilkada tersebut meliputi dari kerawanan netralitas ASN hingga politik uang. Oleh karena itu, dirinya mengingatkan kepada ASN, khususnya yang ada di Provinsi Banten untuk dapat menjaga netralitas.
“ASN tidak boleh kampanye, tidak boleh mengusung calon kepala daerah dan tidak boleh ikut-ikut calon kepala daerah. Meskipun ASN memiliki hak pilih,” katanya.
Selain itu, kata Bagja, ASN tidak boleh hadir ketempat kampanye calon kepala daerah. ASN dibolehkan hanya melihat secara virtual maupun melalui media sosial.
“Boleh melihat secara virtual atau media sosial, tapi dengan catatan tidak boleh like, komen dan share,” imbuhnya.
Sedangkan, pihaknya juga mengecualikan bagi para ASN yang memiliki tugas dalam melakukan pengamanan pada saat masa kampanye.
“Akan tetapi untuk Satpol-PP dan petugas lainnya yang berkaitan, itu kita kecualikan. Karena itu untuk pengamankan dan keberlangsungan kampanye,” pungkasnya.(Red/Dede)







