Home / Daerah

Senin, 21 Oktober 2024 - 18:35 WIB

Desa Nambo Ilir Jadi Percontohan Desa Cantik di Kabupaten Serang

Bagus News.Co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan setiap desa memiliki website mencontoh Desa Nambo Ilir yang terpilih dalam program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik Percepatan BPS Tingkat Nasional 2024.

Demikian terungkap dalam Penyampaian Laporan Pembinaan Desa Cinta Statistik oleh Kepala BPS Kabupaten Serang Tutty Amelia beserta jajaran di Pendopo Bupati Serang pada Senin, 21 Oktober 2024.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, program Desa Cantik harus diduplikasikan di tingkat Kabupaten Serang dengan pilot project, yaitu Desa Nambo Ilir.

Tatu melanjutkan, dari 326 desa yang tersebar di Kabupaten Serang, disusun skala prioritas desa mana dari sisi perangkat desanya yang mempunyai kemampuan dari segi IT atau teknologi informasi untuk lebih mudah mendorongnya.

“Nanti diinventarisasi desa itu dulu gelombang pertama, dan gelombang berikutnya,” kata Tatu kepada wartawan, Senin, 21 Oktober 2024.

Menurut Tatu, akan melakukan duplikasi program BPS tersebut karena memang kami dari Pemkab Serang ingin di setiap desa memiliki website.

“Program ini kalau dari BPS enggak mungkin bisa karena banyak, ini akan kita duplikasikan,” kata Tatu.

Lebih jelasnya, kata Tatu, semua data tentang desa untuk dikembangkan. Ia mencontohkan, misalnya terkait potensi-potensi desa yang kemudian Pemda Serang akan masuk untuk pengembangan perekonomiannya sehingga tidak salah.

“Jadi, desa ini, kecamatan ini potensinya apa maka kita kembangkan dari sisi itu,” katanya.

Pada intinya, Tatu bersama jajaran Pemda Kabupaten Serang mengapresiasi BPS Kabupaten Serang dan Provinsi Banten yang menyelenggarakan Desa Cantik yang berdampak bisa mengetahui kelemahan yang selama ini dialami, yang biasanya dari persoalan data yang terkadang berubah-ubah.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat Baca, DPKD Ajak Warga Kunjungi Perpustakaan Kabupaten Serang

“Itu sebetulnya sangat fatal karena ketika membuat kebijakan kami di pemerintah daerah, OPD-OPD terkait ketika data itu berubah-ubah akan jadi salah juga programnya,” ungkapnya.

Tatu mengakui, jika program yang serupa sebenarnya di Kabupaten Serang sudah digagas beberapa tahun lalu dengan salah satu media menggunakan aplikasi yang mana prospeknya sangat bagus. Menurutnya, program tersebut akan sangat bermanfaat baik untuk masyarakat desa juga tataran pemerintah di atasnya seperti kecamatan dan pemda.

“Kami pemda misalnya butuh data se-Kabupaten Serang tinggal mengambil data mereka di website, misalnya data kemiskinan, data apa pun, dan itu tentunya valid karena data di tiap desa. Pasti mereka memasukkan data dan menyimpan di websitenya data yang valid,” jelasnya.

Kepala BPS Kabupaten Serang Tutty Amelia mengatakan, program pembinaan Desa Cantik adalah salah satu kegiatan dalam rangka melakukan pembinaan statistik sektoral yang ada di tingkat desa, salah satu tujuannya. Pada tahun ini, Desa Nambo Ilir pihaknya melihat skill IT sudah ada dari aparat desanya.

“Jadi kami tinggal melakukan pengelolaan atau penertiban, perapian, barangkali data-data yang sudah ada di desa tersebut yang memang sangat berpotensi untuk menjadi potensi desa yang bisa kita angkat. Di sana (Desa Nambo Ilir), sudah ada monografi desa, profil desa, infografis, website, dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Serang Optimistis Percepatan Penurunan Stunting Terealisasi

Kemarin, kata Tutty, pihaknya melakukan survei kepuasan layanan infrastruktur yang hasilnya itu sangat bermanfaat bagi desa untuk melakukan pembangunan.

“Jadi, apa sih yang dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Nambo Ilir bisa dilihat dari hasil survei tersebut,” terangnya.

Adapun untuk tahapan penilaiannya, sebut Tutty, saat ini sudah mulai penilaian di tingkat provinsi dan dilanjutkan pekan depan penilaian tingkat pusat yang sebelumnya secara mandiri pun sudah dilakukan.

“Kita berharap mudah-mudahan Desa Nambo Ilir bisa masuk ke nasional. Adapun untuk reward yang didapat salah satunya mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp36 juta dari Kementerian Keuangan,” paparnya.

Kepala Diakominfosatik Kabupaten Serang Haerofiatna mengatakan, Diskominfosatik sebagai pendampingan dan juga sebagai wali data ikut serta dalam rangka penilaian untuk keberhasilan desa cantik yang ada di Kabupaten Serang.

“Makanya, kita inventarisasi mana yang layak, mana yang sesuai dengan indikator-indikator penilaiannya ini kita bahas sama-sama,” ujarnya.

Ia berharap, dengan kolaborasi maka bisa meningkatkan indikator Desa Cantik di Kabupaten Serang, dan bisa menular ke desa-desa lain di Kabupaten Serang.

Turut hadir perwakilan BPS Provinsi Banten, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Serang, Rachmat Maulana, Camat Kibin Babay Karnawi, perwakilan DPMD, dan Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Statistik Diskominfosatik Kabupaten Serang Devi Arisandi. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hari Ibu ke-97: Dewi Setiani Ajak Perempuan Berkarya Kuat di Era Digital

Daerah

Realisasi Pajak Banten Telah Mencapai 66,69 Persen dari Target Rp 7,9 Triliun

Daerah

Akui Minim Anggaran, Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kota Serang Terhambat

Daerah

Posyandu Berkualitas Jadi Prioritas untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Tangerang

Daerah

‎Dukungan Anggaran Peringatan May Day Tingkat Kota Serang 2026, Begini Penjelasan Kadisnaker

Daerah

GCC Gelar Aksi Sosial Peduli Lingkungan di Kabupaten Serang

Daerah

Al Muktabar Resmikan PSU di Kabupaten Pandeglang

Daerah

Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Peternakan, Distan Banten Gandeng MUI Provinsi Banten