Home / Daerah

Kamis, 31 Oktober 2024 - 19:49 WIB

Arsitek Asal Jakarta Juara Lomba Desain Masjid Puspemkab Serang, Segini Hadiahnya

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berfoto bersama dengan juara Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang. Dok Kominfo

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berfoto bersama dengan juara Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang. Dok Kominfo

BagusNews.Co — Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara simbolis memberikan penghargaan kepada pemenang Sayembara Desain Masjid Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang yang diraih oleh seorang arsitek profesional dari Jakarta.

Selain akan terlibat dalam pembangunan masjid tersebut, pemenang juara pertama juga menerima hadiah uang sebesar Rp130 juta dari Pemkab Serang dan Bank Jabar Banten (BJB) KCK Banten.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tatu menyatakan bahwa Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang kini telah memasuki tahap final, di mana sudah ada tiga desain terbaik yang sedang dinilai.

“Ketika penilaian tim juri ternyata ada dua peserta draw nilainya, jadi ada dua orang juara duanya, tidak ada juara ketiga,” ujarnya kepada wartawan usai pemberian hadiah lomba di pendopo Bupati Serang pada Rabu, 30 Oktober 2024 sore.

Ia mengaku bersyukur sayembara itu diikuti 176 peserta. Hal itu sesuai keinginan Pemkab Serang karena dengan banyak peserta maka akan banyak pilihan.

Baca Juga :  Ketua DMI Pandeglang H. Ramadani Teken Dua Program Unggulan dalam Empat Bulan

“Kemudian sayembara ini didampingi juri profesional di bidangnya, insyaallah yang terbaik (yang didapat) karena kami ingin punya masjid dari sisi desain yang bagus, fungsi tidak salah. Alhamdulillah tadi bagus luar biasa anak muda keren-keren kreativitasnya,” tuturnya.

Tatu mengatakan, untuk pembangunannya, pihaknya akan meminta pemenang lomba untuk dilibatkan. Karena tujuan bangunan tersebut, pembuat desainnya lah yang lebih tahu.

“Supaya detailnya tidak salah, akan lebih sempurna yang punya ide mendampingi ketika masjid itu dibangun,” ucapnya.

Ketua Tim Juri Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang Fauzan Noe’man mengatakan, dalam sayembara itu intinya mencari ide bangunan baru yang mudah-mudahan bisa jadi inspirasi masyarakat Banten dan Indonesia.

“Intinya Banten sudah punya ikon masjid yang bukan main, Kabupaten Serang sekarang juga sudah, mudah-mudahan ini jadi acuan baru bagaimana bentuk masjid yang baik dan sesuai syariat, itu yang kami harapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Meski Antre Panjang, Warga Puas Terhadap Layanan Samsat Pandeglang

Ia mengatakan, dalam desain masjid tersebut bentuknya masih memasukkan ornamen Kabupaten Serang atau pun unsur lokal. Dipastikan desain masjid yang berhasil jadi juara itu original dibuat melalui hasil daya pikir arsitek profesional, bukan meniru buatan orang lain.

Terkait ada dua juara kedua, Fauzan mengatakan karena kualitasnya sama, hanya yang juara pertama saja yang sangat menonjol. Sementara dua lainnya sulit dibandingkan karena punya karakter berlainan.

“Tapi tetap nomor satu yang paling baik,” ucapnya.

Ia mengatakan, dalam sayembara tersebut melibatkan tim juri dari unsur IAI Banten Ar Libradi Dwi Putranto, unsur akademisi Ar Tatyana Kusumo, unsur budayawan Ali Fadilah, perwakilan Pemkab Serang Febrianto.

“Kalau saya sendiri 30 tahun jadi arsitek masjid,” ujarnya.

Diketahui juara pertama sayembara berasal dari Jakarta, juara kedua dari Semarang dan Banyuwangi. Hadir dalam kegiatan itu Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian dan jajarannya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

‎Tiga Ruang Kelas SMPN 2 Tirtayasa Direhab Tahun Ini, Bangunan Sudah Lapuk dan Berisiko

Daerah

Usai Dilantik Sebagai Pj Walikota Serang, Yedi Rahmat : Teruskan Pembangunan 

Daerah

Canangkan Program Pendidikan Gratis, Andra Soni Mohon Doa Restu

Daerah

RSUD Kota Serang Dapat Perhatian di Era Walikota Budi Rustandi, Anggaran Renovasi Gedung Disiapkan

Daerah

Ombudsman Banten Minta Pemda Gerak Cepat Kendalikan Harga Beras

Daerah

Jadi Daerah dengan Kenaikan Indeks Inovasi Terbaik, Pandeglang Raih Penghargaan IGA 2025

Daerah

Deden Apriandi Jabat Plh Sekda Banten, Ini Tugas dari Gubernur Selama 15 Hari Kerja

Daerah

Di Tengah Lonjakan Harga Cabai, Petani Pemula di Pandeglang Panen Perdana dari Kebunnya