BagusNews.Co – Kepala Dinas Ketahanan Panganan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, Sony August mengungkapkan, idealnya dalam satu tahun Kota Serang membutuhkan 1.200 ton bawang merah.
“Dari hasil panen raya bawang merah yang 10 hektar di Sawah Luhur, apabila dikalkulasi dengan 10 ton dalam satu hektar itu kan baru satu persen dalam satu tahun untuk kebutuhan di kota Serang dalam satu kali masa tanam,” kata Sony, Kamis, 12 Desember 2024.
Diketahui, Pemkot Serang bersama Bank Indonesia (BI) serta Pemprov Banten sempat melakukan panen bawang merah dengan lahan seluas 10 Hektar dan menghasilkan 8 sampai 10 Ton/hektar.
Masih kata Sony, pihaknya bersama BI dan Pemprov Banten juga menyiapkan Sekolah Lapang untuk para petani sebagai upaya bantuan untuk memanajemen lahan pertaniannya.
“Nah kita maintenance itu disebut mantenance-nya itu di sekolah lapang dari mulai mereka menanam, teknik menanam yang baik dan bagus itu seperti apa? semua pestisidanya, pupuknya itu kita siapkan oleh provinsi dan BI,” ungkap Sony.
Sony pun mengatakan, jika bibit yang digunakan merupakan bibit bawang merah dari Kota yang terkenal akan kualitas bawang merahnya, yakni Brebes.
“Dari Brebes langsung benihnya segala macamnya itu dari Brebes dan itu permintaan dari si para petani,” tutur Sony.
Sony pun berharap untuk hasil panen kemarin bisa dialokasikan untuk kebutuhan di Kota Serang terlebih dahulu.
“Iya, minimal kebutuhan kota Serang minimal itu harus ada di kita dulu kondisinya,” ucap Sony.
Sambung Sony, pihaknya tidak akan memaksa para petani ketika ingin menjual hasil panennya langsung ke pasar atau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Saya tidak akan kudu ka dieu, kudu ka ABM, nggak mau. Saya nggak mau untuk masalah itu. Bagaimana caranya petani saya itu kondisinya bisa sejahteralah,” pungkasnya. (Red/Lathif)







