Home / Daerah

Senin, 6 April 2026 - 13:32 WIB

Mesin Streamer Meledak di Dapur SPPG Carenang, Dua Pekerja Alami Luka Bakar

Lokasi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

Lokasi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

 

BagusNews.Co – Terjadi insiden kecelakaan kerja terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Sabtu pagi, 4 April 2026. Mesin streamer yang digunakan untuk proses sterilisasi wadah makan bergizi gratis (MBG) tiba-tiba meledak saat sedang digunakan, menyebabkan dua pekerja mengalami luka bakar.

Diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB ketika para pekerja melakukan proses pencucian ompreng, wadah makanan berbahan stainless steel yang akan digunakan kembali. Saat proses pengeringan, mesin streamer yang sedang beroperasi mengalami ledakan mendadak dari sumber yang belum diketahui pasti. Ledakan tersebut mengakibatkan luka bakar pada kedua pekerja yang sedang bertugas di lokasi.

Baca Juga :  Targetkan Pemeriksaan Kesehatan 200 Ribu Warga, Pemkab Serang Rilis Jumlah Korban Terpapar Radioaktif Cesium 137 di Cikande

Ade Yusuf, Kordinator Lapangan SPPG Carenang Binuang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan, pihaknya mendapatkan informasi langsung dari kepala SPPG Panenjoan.

“Ya, informasinya kemarin, saya juga mendapat kabar sekitar pukul 12 siang dari kepala SPPG-nya,” ujarnya kepada wartawan pada Senin, 6 April 2026.

Ade menambahkan, terkait aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), saat ini pihaknya sedang melakukan pendaftaran BPJS untuk relawan MBG.

“Relawan ini belum terdaftar karena masih dalam proses antrean, jadi kemungkinan biaya pengobatan dan perawatan korban ditanggung oleh mitra terkait,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut sebagian besar disebabkan oleh kelalaian. “Kita sudah melakukan pelatihan teknis di dapur, tetapi kelalaian seperti human error tetap bisa terjadi,” katanya. Ia menegaskan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke pusat SPPG.

Baca Juga :  Raih BUMD Award 2024, Tatu Apresiasi Perumda Tirta Albantani dan BPR Serang

Selain itu, Ade menekankan pentingnya aspek K3 di lingkungan dapur SPPG. Menurutnya, sebelum operasional berjalan, perangkat keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan sarung tangan harus disiapkan.

Dalam kasus ini, ledakan terjadi karena ompreng tidak dibuka dulu sebelum proses pengeringan.

“Karena inikan meledak ya kasusnya, karena ompreng itu enggak dibuka dulu pengering omprengnya. Jadi langsung dinyalakan enggak dibuka dulu lemarinya,” ungkap Ade. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Walikota Serang dihadiahi Peluncuran Buku Biografinya Sebagai Kado Pada Usia 60 Tahun

Daerah

KPU Kabupaten Serang Terima 1.252.221 Surat Suara DPD RI di Gudang Logistik

Daerah

Pemprov Banten Ajak Giatkan Masyarakat Sehat dan Bahagia

Daerah

Gelar Peringatan Hari Santri Nasional, Cak Nawa : NKRI Ini Berdiri Ada Andil Kaum Santri

Daerah

Relawan GUS Gelar Halaqoh Ulama Banten untuk Ciptakan Pemilu Sejuk dan Damai

Daerah

Dorong Transisi Green Energy, PT Asahimas Chemical Tanda Tangani Kontrak Pembelian 18 Juta Unit REC dengan PLN

Daerah

Diskominfo Kabupaten Serang Bangun Smart City Desa Lewat Aplikasi SIDEKA-NG

Daerah

Resmikan Kantor REI Banten, Syafrudin : Ada 208 Perumahan di Kota Serang