BagusNews.Co – Pencarian Bilal, anak enam tahun yang tenggelam di Sungai Ciujung, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, memasuki hari kedua tanpa hasil.
Komandan Tim Basarnas Banten Fery Krisna mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini.
“Alhamdulillah, terima kasih untuk teman-teman, untuk hari kedua operasi pencarian atas nama Bilal saat ini masih nihil dan akan dilanjutkan besok,” ujar Fery kepada BagusNews.Co usai pencarian, Sabtu, 21 Desember 2024.
Tim Basarnas telah melakukan pencarian sejauh 9,8 kilometer dari titik kejadian hingga jembatan Jongjing.
Namun, Fery menjelaskan bahwa pencarian di aliran sungai diperkirakan dua kali lipat dibandingkan jalur darat.
“Tadi kita sortie pertama menggunakan satu perahu karet, dan setelah makan siang kita turunkan hingga dua perahu karet,” tambahnya.
Meski demikian, tantangan besar yang dihadapi tim adalah arus sungai yang deras. Tim SAR gabungan yang terdiri atas berbagai organisasi, termasuk Damkar, BPBD, PMI, Relawan BSMI, Polda, dan Mapala kampus, berusaha seoptimal mungkin untuk menemukan Bilal.
Saat ditanya mengapa hingga kini korban belum ditemukan, Fery Krisna menyatakan bahwa tidak ada prediksi yang bisa diandalkan.
“Kami tidak bisa menduga. Yang jelas, kami akan semaksimal mungkin untuk pencarian atas nama Bilal.”
Menurutnya, berbagai faktor bisa memengaruhi keberadaan korban atas nama Bilal.
“Biasanya, dalam 24 jam setelah tenggelam, korban sudah mengapung. Namun, ini sudah lebih dari 24 jam dan belum ada tanda-tanda,” jelasnya.
Fery menambahkan bahwa arus sungai yang kuat dan banyaknya sampah di Ciujung juga menjadi faktor penyebab.
“Untuk hari ketiga besok, kami akan tambah area pencarian hingga laut,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah pencarian akan dimulai dari titik yang sama, Fery menjelaskan bahwa keputusan akan tergantung pada arahan dari kantor pusat.
“Kita menunggu dari arahan kantor apakah kita dari TKP atau dari Jongjing. Kalau dari Jongjing, kita bisa langsung ke laut tanpa harus kembali ke TKP,” terangnya.
Tim SAR juga telah melakukan pemeriksaan di sekitar area yang mencurigakan, termasuk di tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi korban.
“Alhamdulillah tim SAR gabungan sudah mengecek sampah-sampah di sekitar yang mencurigakan, dan tidak ada yang ditemukan. Kami upayakan H+3 esok hari,” tutup Fery Krisna.
Pencarian ini akan dilanjutkan esok hari dengan harapan bahwa Bilal dapat segera ditemukan dan kembali kepada keluarganya. Tim SAR juga akan melibatkan drone untuk pencarian via udara, dimulai pukul tujuh pagi. (Red/Dwi)







