Home / Daerah

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:28 WIB

Penyeberangan Perahu Eretan di Sungai Ciujung Jadi Jalur Alternatif Karyawan Pabrik

Perahu eretan di Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, saat melintasi aliran Sungai Ciujung menuju Desa Nagara di Kecamatan Kibin, Jumat, 24 Januari 2025 l Dok. Dwi MY-BNC

Perahu eretan di Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, saat melintasi aliran Sungai Ciujung menuju Desa Nagara di Kecamatan Kibin, Jumat, 24 Januari 2025 l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Perahu eretan sebagai jasa penyeberangan telah menjadi jalur alternatif bagi warga Kabupaten Serang, khususnya di Kecamatan Kragilan yang hendak beraktivitas ke luar rumah.

Jasa penyeberangan ini melintasi aliran Sungai Ciujung, menghubungkan Desa Nagara di Kecamatan Kibin dan Desa Dukuh, menawarkan alternatif yang lebih cepat dibandingkan jalur darat.

Akbar Madani, seorang pengusaha perahu eretan yang beroperasi di Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, menjelaskan bahwa di Desa Dukuh terdapat delapan lintasan perahu eretan yang dikelola oleh empat pengusaha.

“Total ada 8 perahu itu, punya empat orang (pengusaha perahu eretan),” ujar Akbar kepada BagusNews.Co di dermaga perahu eretan pada Jumat, 24 Januari 2025.

Dalam menjalankan usahanya, Akbar megaku, dibantu oleh tiga orang karyawan yang menjalankan perahu-perahu tersebut.

Ia mengatakan, memulai usaha ini sejak 2015 dan mencatat bahwa mayoritas pengguna jasa adalah karyawan yang bekerja di Kawasan Industri Modernland Cikande.

“Ramai di jam-jam sibuk seperti jam 05.30 – 08.00 atau jam 17.00 – 19.00 WIB,” ungkapnya.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Heru Widodo Pantau Pelabuhan Bakauheni

Akbar menuturkan bahwa perahu eretan yang beroperasi di Desa Dukuh dapat menyeberangkan sepeda motor mulai dari 30 sampai 39 unit.

“Kalau punya saya 22 unit motor,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan biaya yang dihabiskan untuk pembuatan perahu eretan bervariasi, tergantung pada material yang digunakan.

“Bisa mencapai kisaran Rp75 juta, sementara untuk pembelian kayu dan fiber serta biaya pembuatan jalan bisa menghabiskan Rp20 juta,” ungkapnya.

Mengenai pendapatannya, Akbar menyatakan, “Untuk pendapatan sehari kisaran Rp500 ribu.” Dengan pegawai yang berjumlah 3-5 orang per perahu, gaji harian pegawai mencapai Rp130 ribu per orang.

Ia juga menjelaskan bahwa tarif sekali menyeberang adalah Rp2.000, dan operasi perahu dimulai dari pukul 05.00 WIB.

Namun, Akbar mengungkapkan bahwa ada waktu-waktu tertentu ketika perahu eretan tidak beroperasi, seperti saat pembangunan tanggul atau saat banjir.

“Berhenti kalau ada pembangunan tanggul, atau saat banjir. Kalau banjir kisaran 1 minggu. Kemarin mah cuma 2 hari kita tutup,” ungkapnya.

Namun, di balik kesuksesan usaha ini, Akbar mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rencana pembangunan jembatan yang dapat mengancam kelangsungan usaha penyeberangan perahu eretan.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Janjikan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Kronjo

“Pemerintah katanya mau ajukan ada jembatan. Tapi kalau ada jembatan otomatis mata pencarian masyarakat itu tidak ada,” tegas Akbar.

Ia pun meminta kepada kepala desa untuk mencari solusi agar alternatif penyeberangan ini tetap dapat beroperasi.

“Tolong bagaimana caranya biar jalan alternatif perahu penyeberangan ini jangan ada jembatan biar kita bisa tiap hari berjalan dan masyarakat ada pemasukan,” ujarnya.

Akbar juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kontribusi sukarela kepada Pemerintah Desa Dukuh.

“Kalau masyarakat Desa Dukuh (kontribusi) untuk punya wilayah tidak ditarif,” imbuhnya.

Akbar berharap agar keberadaan perahu eretan tetap dipertahankan demi mata pencarian masyarakat.

“Tolong kalau bisa jangan sampai ada jembatan karena mata pencarian masyarakat itu jadi enggak ada,” katanya.

Dengan tantangan yang dihadapi, Akbar tetap optimistis dan berharap, usaha penyeberangan perahu eretan ini dapat terus berlanjut untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Rekapitulasi Suara 46 TPS Tingkat Kabupaten Serang, Ini Kata KPU Kabupaten Serang

Daerah

Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Andra Soni: Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Demi Pembangunan Banten

Daerah

Dinas Kesehatan Serang Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Kramatwatu

Daerah

Pergunu Banten Siapkan Program Strategis Tingkatkan Profesionalisme Guru

Daerah

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Dukung Program Walikota Budi Rustandi

Daerah

Tingkatkan Kinerja Pemerintahan, Pemkab Serang Lakukan Rotasi dan Mutasi Pejabat Eselon II

Daerah

Kemendagri Gelontorkan 9 Miliar untuk Kota Serang, Ternyata Gara-gara Ini

Daerah

Triple Eliminasi, Jurus Dinkes Banten Jaga Keselamatan dan Kesehatan Ibu dan Bayi