Home / Daerah

Rabu, 19 Maret 2025 - 16:07 WIB

BPOM Serang Masih Temukan Jajanan Berformalin di Bulan Ramadan

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang, Mojaza Sirait | Dok. Istimewa

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang, Mojaza Sirait | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang masih menemukan produk jajanan atau bahan baku makanan yang mengandung zat berbahaya.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang, Mojaza Sirait mengatakan pihaknya menemukan produk makanan seperti cincau hitam dan agar merah.

“Kita memang masih menemukan beberapa produk yang mengandung formalin ya seperti cincau hitam, teri nasi, agar merah, agar hijau,” ungkap Moja, Rabu, 19 Maret 2025.

Selanjutnya, Moja menuturkan jika saat ini pihaknya masih mengejar produsen dari produk-produk yang mengandung formalin tersebut.

Baca Juga :  Penampang Air di Kabupaten Serang Jebol, 124 Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam

“Sekarang ini sedang kita lakukan adalah penelusuran ke sumbernya gitu, karena setelah kita lihat satu dua tahun ini termasuk pada tahun ini juga mereka ini merujuk sumbernya kan hanya beberapa produsen, ini yang sedang kami dalami sekarang,” tutur Moja.

Lebih lanjut, Moja menyampaikan ketika pihaknya berhasil menemukan produk-produk makanan berformalin dirinya tak segan-segan untuk langsung menyitanya.

“Langkah pertama tentu langsung produk itu diamankan ya untuk tidak lagi dijual selanjutnya pembinaan dan surat pernyataan dari pedagangnya,” jelasnya.

Kendati demikian, Moja mengatakan jika selama bulan suci ramadan pihaknya menemukan banyak produk berformalin beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Polemik Kepemilikan Lahan, PT Niaga Perdana Utama Tegaskan Legalitas dan Upaya Damai

“Karena kebutuhan makanan semakin banyak maka potensi pelaku usaha melakukan pelanggaran, semakin besar juga. Fenomena misalnya bahan berbahaya pada pangan ini, kami temukan tahun lalu contohnya waktu ramadan ada yang positif mengandung bahan berbahaya, tapi setelah itu sudah tidak ada,” imbuhnya.

Terakhir katanya, penertipan produk makanan berformalin agar ditargetkan rampung sebelum bulan ramadhan tahun ini berakhir.

“Sebelum lebaran ini sudah tuntas, itu target kami. Maka kami minta kerja sama dari para pedagang,” tutupnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Banjir Landa SDN Pamarican 1 dan 2 Kasemen, Seluruh Ruang Kelas Lumpuh Total

Daerah

MTQ Tingkat Provinsi Banten Akan Dimulai, Al Muktabar Kukuhkan Ratusan Dewan Hakim 

Daerah

Cegah Banjir dari Sampah Menumpuk, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Sabi

Daerah

Peringatan 10 Muharam 1446, Warga Taman Barang Gelar Istighotsah dan Santunan Anak Yatim

Daerah

FASS: Zakiyah-Najib Jalan Baru untuk Warga Kabupaten Serang Bahagia

Daerah

Mahasiswa UIN Tolak Kenaikan UKT, Bonsu: Mempersulit Rakyat

Daerah

Al Muktabar Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2023

Daerah

Perintah Bupati Serang, Komnas PA Fokus Pulihkan Mental Korban Pelecehan Seksual di Waringin Kurung