BagusNews.Co – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang masih menemukan produk jajanan atau bahan baku makanan yang mengandung zat berbahaya.
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang, Mojaza Sirait mengatakan pihaknya menemukan produk makanan seperti cincau hitam dan agar merah.
“Kita memang masih menemukan beberapa produk yang mengandung formalin ya seperti cincau hitam, teri nasi, agar merah, agar hijau,” ungkap Moja, Rabu, 19 Maret 2025.
Selanjutnya, Moja menuturkan jika saat ini pihaknya masih mengejar produsen dari produk-produk yang mengandung formalin tersebut.
“Sekarang ini sedang kita lakukan adalah penelusuran ke sumbernya gitu, karena setelah kita lihat satu dua tahun ini termasuk pada tahun ini juga mereka ini merujuk sumbernya kan hanya beberapa produsen, ini yang sedang kami dalami sekarang,” tutur Moja.
Lebih lanjut, Moja menyampaikan ketika pihaknya berhasil menemukan produk-produk makanan berformalin dirinya tak segan-segan untuk langsung menyitanya.
“Langkah pertama tentu langsung produk itu diamankan ya untuk tidak lagi dijual selanjutnya pembinaan dan surat pernyataan dari pedagangnya,” jelasnya.
Kendati demikian, Moja mengatakan jika selama bulan suci ramadan pihaknya menemukan banyak produk berformalin beredar di masyarakat.
“Karena kebutuhan makanan semakin banyak maka potensi pelaku usaha melakukan pelanggaran, semakin besar juga. Fenomena misalnya bahan berbahaya pada pangan ini, kami temukan tahun lalu contohnya waktu ramadan ada yang positif mengandung bahan berbahaya, tapi setelah itu sudah tidak ada,” imbuhnya.
Terakhir katanya, penertipan produk makanan berformalin agar ditargetkan rampung sebelum bulan ramadhan tahun ini berakhir.
“Sebelum lebaran ini sudah tuntas, itu target kami. Maka kami minta kerja sama dari para pedagang,” tutupnya. (Red/Lathif)







