Home / Daerah

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:15 WIB

Hasil SUPAS 2025, Kota Serang Jadi Tujuan Utama Penduduk Migrasi di Banten

Tangkapan layar data hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2025 yang dirilis secara resmi oleh BPS Provinsi Banten I Dok. Istimewa

Tangkapan layar data hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2025 yang dirilis secara resmi oleh BPS Provinsi Banten I Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Kota Serang menempati posisi tertinggi sebagai daerah dengan arus perpindahan penduduk masuk terbanyak di Provinsi Banten dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

‎Hal ini terungkap dalam hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2025 yang dirilis secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melalui laporan bernomor 26/05/36/Th.XX, Selasa, 5 Mei 2026.

‎Hasil temuan ini menjadi indikator positif yang menunjukkan bahwa kedudukan Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten semakin kokoh, sekaligus mempertegas perannya sebagai pusat pertumbuhan dan pengembangan wilayah yang baru dan menjanjikan.

‎Berdasarkan data yang dipublikasikan, angka migrasi masuk atau kedatangan penduduk baru ke Kota Serang mencapai 3,53 jiwa per setiap 100 penduduk. Sementara itu, angka migrasi keluar atau perpindahan penduduk ke daerah lain hanya tercatat sebesar 1,29 jiwa per 100 penduduk.

‎Perbandingan kedua angka tersebut menghasilkan nilai migrasi neto positif sebesar 2,24, yang merupakan angka tertinggi jika dibandingkan dengan seluruh kabupaten dan kota yang ada di wilayah Banten.

‎Secara definisi, migrasi masuk merujuk pada perpindahan penduduk dari wilayah asalnya menuju daerah baru dengan tujuan untuk menetap, baik itu dalam jangka waktu paling singkat satu tahun maupun dengan niat untuk tinggal secara tetap.

‎Tingginya angka tersebut membuktikan bahwa Kota Serang semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk dijadikan tempat tinggal, sekaligus tempat mencari nafkah dan membangun masa depan.

Baca Juga :  Dampak Banjir di Kabupaten Serang, Sawah di Kecamatan Carenang Terancam Gagal Panen

‎Keunggulan daya tarik daerah ini tidak hanya terlihat dari pergerakan penduduk dalam periode waktu tertentu saja, tetapi juga tercatat dalam data perpindahan penduduk seumur hidup.

‎Data menunjukkan bahwa angka migrasi masuk mencapai 20,92 jiwa per 100 penduduk, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan migrasi keluar yang hanya sebesar 7,92 jiwa per 100 penduduk.

‎Fakta ini semakin memperkuat posisi Kota Serang sebagai salah satu tujuan utama perpindahan penduduk di seluruh wilayah Provinsi Banten.

‎Sebagai pusat pemerintahan provinsi, Kota Serang memiliki berbagai keunggulan yang menjadi pendorong utama tingginya arus perpindahan penduduk tersebut.

‎Selain berperan sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan, wilayah ini juga mengalami perkembangan yang pesat dalam sektor jasa, dunia pendidikan, serta penyediaan berbagai layanan publik.

‎Ketersediaan peluang pekerjaan dan akses terhadap sarana prasarana yang dinilai lebih lengkap dan memadai menjadi faktor utama yang membuat banyak orang memilih untuk pindah dan menetap di daerah ini.

‎Selain itu, Kota Serang juga dilengkapi dengan beragam fasilitas umum yang dibangun dengan pendekatan kemanusiaan, mulai dari fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, hingga berbagai layanan publik yang disusun secara inklusif dan dapat diakses dengan mudah serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

‎Kondisi inilah yang kemudian membuat masyarakat pendatang merasa nyaman dan betah untuk tinggal dalam jangka waktu yang panjang di Kota Serang.

Baca Juga :  Adanya DTSEN, Anda Soni Optimis Graduasi Kemiskinan di Banten Meningkat

‎Fenomena tingginya angka migrasi ini juga menggambarkan adanya perubahan fungsi dan peran Kota Serang. Wilayah ini tidak lagi hanya berperan sebagai pusat administrasi pemerintahan semata, tetapi telah mengalami transformasi menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial yang dinamis di wilayah Banten.

‎Meskipun menjadi pencapaian yang membanggakan, peningkatan jumlah penduduk akibat arus migrasi ini juga membawa sejumlah tantangan yang harus segera diantisipasi dan diselesaikan oleh pemerintah daerah.

‎Berbagai kebutuhan mendesak harus dipenuhi, antara lain penyediaan infrastruktur yang memadai, ketersediaan perumahan yang terjangkau, serta penciptaan lapangan kerja yang mampu menyerap tenaga kerja baru yang datang dari berbagai daerah.

‎Jika seluruh tantangan tersebut dapat dikelola dengan baik dan terencana, tingginya arus migrasi masuk justru akan menjadi peluang strategis yang besar untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Sebaliknya, jika tidak disertai dengan perencanaan yang matang dan tepat sasaran, kondisi ini berpotensi menimbulkan tekanan berat terhadap kualitas layanan publik yang ada serta dapat menurunkan tingkat kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

‎Melihat tren yang terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, Kota Serang diproyeksikan akan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pergerakan dan perpindahan penduduk, sekaligus menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan dan kemajuan wilayah di Provinsi Banten. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gaduh Surat Edaran Pj Sekda Banten, Cak Nawa : Wajar Anggota Dewan Gunakan Hak interpelasi

Daerah

Paripurna Ngaret Berjam-Jam, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kota Serang

Daerah

Jelang Nataru, Pemkab Serang Siapkan Strategi Ini untuk Wisatawan

Daerah

Lepas Kontingen Banten Pornas Korpri 2025, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Lakukan Dekontaminasi, Kementerian LH Tangani Kasus Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Cikande

Daerah

KPU Kabupaten Serang Lantik 145 PPK untuk Pilkada Serentak 2024

Daerah

Akibat Hujan Deras, Lima Titik Jalan di Kota Serang Banjir

Daerah

Uji Coba Penanaman Benih Biosalin Di Banten Tunjukan Perkembangan Positif