Home / Daerah

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:11 WIB

Polres Tangsel Selidiki Penyebab Kematian Pria di Lapak Bubur Serua

Penemuan mayat pria di lapak bubur depan Pos Pol Serua, Jalan Aria Putra, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan l Dok. Istimewa

Penemuan mayat pria di lapak bubur depan Pos Pol Serua, Jalan Aria Putra, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Warga Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, digemparkan oleh penemuan mayat pria di sebuah lapak bubur depan Pos Pol Serua, Jalan Aria Putra, Selasa, 5 Mei 2026. Korban diketahui bernama M. Sulaeman Efendi (57 tahun), karyawan swasta asal Pemalang, Jawa Tengah. Penemuan ini bermula saat rekan korban curiga karena pria tersebut sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas dan akhirnya melapor ke pihak berwajib.

Rekan korban menemukan jenazah pria yang diketahui sudah meninggal dunia di area kamar mandi lapak milik korban. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq bersama petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban.

Baca Juga :  Diskominfo Gelar Pelatihan Videografi untuk Gen Z dan Milenial

“Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat pada Kamis, 30 April 2026. Karena tidak ada aktivitas, saksi kemudian melakukan pengecekan dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, hasil olah TKP oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tangerang Selatan juga menunjukkan, tubuh korban tidak menunjukkan tanda kekerasan, dan dugaan sementara kematian disebabkan oleh sakit.

Baca Juga :  Tingkatkan Efektivitas Pelayanan Publik, Benyamin Kukuhkan Ratusan Pejabat di Tangsel

Dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit Tuberkulosis (TBC) yang telah diderita selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan telah membuat surat pernyataan resmi sebagai bentuk penolakan terhadap prosedur tersebut. Jenazah kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman di Pemalang.

Bambang menyatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dan serangkaian tindakan kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kota Serang Masih Rawan Korupsi, KPK Gelar Sosialisasi Pencegahan Tipikor

Daerah

Walhi Dorong Pencabutan Izin PT STS dan Pembebasan Warga Padarincang Tanpa Syarat

Daerah

‎Dua Warga Curug Manis Terima Bantuan Biaya Renovasi Rumah, Perdana di Era Walikota Serang Budi Rustandi

Daerah

Didukung Gardu Ganjar, Pertunjukan Bedug Kerok di Banten Cetak Rekor Muri

Daerah

Pj Walikota Serang Nanang Dinilai Punya Komitmen Jaga Netralitas ASN di Pilkada

Daerah

A Damenta Ungkap Bank Banten Terus Tunjukan Performa yang Baik

Daerah

Forkopimda Banten dan Kota Serang Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Perayaan Natal

Daerah

Fraksi PDIP DPRD Banten Minta Gubernur Andra Percepat Pengisian Jabatan Kepala Dinas