BagusNews.Co – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya direlokasi di samping GGR Stadion Maulana Yusuf, Cicer, Kota Serang akhirnya kembali berdagang di luar stadion.
Salah satu PKL, Erik (25) mengatakan, sejak direlokasi ke kawasan dalam stadion, pendapatan pedagang menurun drastis akibat banyak pedagang yang sudah berdagang di depan makam pahlawan.
“Gimana ya, di dalam itu sepi, kami terpaksa ngikutin pedagang yang ditaman makam pahlawan situ, kok yang disana (Taman Makan Pahlawan) boleh masa kita ga boleh,” ungkap Erik, Jum’at 21 Februari 2025.
Akibat pendapatan yang menurun drastis, dirinya mengaku harus merelakan kendaraan roda dua miliknya dijual untuk menutupi modal usaha.
“Selama di dalamm saya rugi, sampe harus jual motor satu, gak ada modal soalnya karena penghasilan saya dari sini doang,” tuturnya.
Erik mengaku baru mengetahui jika para pedangan yang ada di samping GGR, akan memaksa berdagang kembali diluar Stadion MY Ciceri.
“Saya juga semalam ketinggalan info, baru tahu hari ini, makanya tadi saya sempat buka di dalam, bahkan kemarin saya gak jualan karena gak ada modal,” beber Erik.
Selanjutnya Erik mengatakan, jika nantinya kembali direlokasi dirinya dan para PKL lain akan tetap memaksa bertahan dan berdagang di luar stadion Maulana Yusuf, Ciceri.
“Kita siap pasang badan semua ini, kalau harus dipindah ke dalam lagi,” pungkasnya. (Red/Lathif)







