BagusNews.Co – DPRD Kota Serang kerap menemukan bantuan BPJS kesehatan PBI yang iurannya ditanggung oleh Pemkot Serang sering kali tidak tepat sasaran.
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman mengaku sering mendapatkan aduan bahkan temuan terkait hal tersebut.
“Kalau temuan itu banyak memang, artinya orang yang mendapatkan itu (BPJS PBI) adalah sebetulnya orang yang memang ekonominya di atas mampulah,” kata Muji pada Wartawan, ditulis Kamis, 10 April 2025.
Oleh karenanya, Muji meminta Pemkot untuk melakukan verifikasi dan validasi ulang bahkan pada 42 ribu peserta BPJS kesehatan PBI yang sudah ditanggung oleh Pemkot Serang sebelum melakukan penambahan kuota baru.
“Tadi saya ngomong di dinsos juga harus diverifikasi ulang apakah memang orang ini layak atau tidak, apakah sudah meninggal atau belum,” tegas Muji.
Namun demikian, Muji mengatakan saat ini Pemkot Serang tidak ada tunggakan pembayaran kepada BPJS kesehatan.
“Bahkan kami di 2024 kemarin di bulan November, kami bayar itu hampir Rp. 17 miliar sekian itu dari APBD Kota Serang,” ucapnya.
Selanjutnya, Muji menerangkan setelah terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan PBI akan ada banyak keuntungan yang akan diperoleh, salah satunya akun atau BPJS kesehatan bisa langsung digunakan.
“Karena mereka sebegitu MOU itu BPJS itu itu langsung 14 hari itu langsung aktif kalau PBI itu. Karena duitnya memang kami sudah siapkan,” terangnya. (Red/Lathif)







