Home / Daerah

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:20 WIB

Gelar Audiensi dengan Warga Cibetus, Begini Janji Bupati Serang

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran kepala OPD saat melakukan audiensi bersama warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang l Dok. Istimewa

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran kepala OPD saat melakukan audiensi bersama warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Dalam upaya menunjukkan perhatian nyata terhadap warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri langsung audiensi di Pendopo Bupati.

Dalam audiensi tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kasus pembakaran kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) yang menimbulkan keresahan luas di kalangan warga.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa masalah yang dihadapi warga Cibetus akan menjadi perhatian serius dari Pemkab Serang karena menyangkut hak hidup masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa terkait kasus hukum yang menjerat warga, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta semua pihak untuk menghormatinya.

“Kami prihatin dengan apa yang menimpa warga Kampung Cibetus. Kami meminta agar warga sabar sebab setiap kejadian ada hikmahnya,” ujarnya Kamis sore, 3 Juli 2025.

Baca Juga :  Lawan Andika Hazrumy, Zakiyah Optimistis Menang di Pilkada Kabupaten Serang

Ia berjanji akan mengunjungi langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil warga dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

Selain itu, Zakiyah berjanji akan memberikan bantuan sembako kepada keluarga warga yang sedang menjalani proses hukum sebagai bentuk dukungan moral dan sosial.

Dalam audiensi tersebut, warga secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait dampak aktivitas PT STS yang menyebabkan polusi, iritasi, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Sejumlah warga, termasuk Ita dan Rijal, menyampaikan bahwa mereka mengharapkan solusi yang adil dan perlindungan dari pemerintah agar ketakutan mereka tidak berlarut-larut.

Mereka juga menuntut agar PT STS menghentikan operasinya dan segera menyelesaikan permasalahan secara damai.

Puncak kekesalan warga terjadi pada akhir November 2024, ketika mereka melakukan unjuk rasa besar yang berujung pada pembakaran kandang ayam milik PT STS. Dalam insiden itu, belasan warga ditangkap, termasuk lima anak-anak dan 12 orang dewasa. Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis kepada para tersangka, dengan anak-anak mendapatkan hukuman percobaan selama 6 bulan, dan sebagian warga dewasa divonis satu tahun penjara.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Serang Ikuti Retret Nasional di Jatinangor

Menanggapi hal tersebut, Zakiyah menegaskan bahwa pemerintah akan memfasilitasi proses penyelesaian kasus ini dan mengupayakan agar warga dapat hidup tenang dan damai kembali.

Ia juga mengingatkan agar warga menghormati proses hukum yang sedang berlangsung sebagai bagian dari negara hukum.

“Kami akan mengunjungi langsung ke Cibetus dan memberikan perhatian khusus kepada warga yang keluarganya terdampak. Kami juga akan membantu mereka secara sosial dan ekonomi,” katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Syamsudin menginformasikan bahwa aktivitas PT STS telah dihentikan sementara dan pihaknya terus memantau perkembangan kasus tersebut.(Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

‎Siswa SMP di Kota Serang Dilarang Corat-coret Seragam Kelulusan, Dindikbud Siapkan Cara Lain

Daerah

Bersama Ribuan Masyarakat, Wali Kota Robinsar Salat Idul Fitri di Masjid Agung

Daerah

Jalan Rusak di Pandeglang, Ini Harapan Masyarakat

Daerah

Ribuan Emak-emak Padati Puncak Harlah ke-80 Muslimat NU di Banten, Khofifah Turut Hadir

Daerah

Safari Ramadan 2026: Pilar Ajak Masyarakat Dukung Semua Program Pemkot Tangsel

Daerah

Satgas Pangan Ambil Tindakan, Temukan Ketidaksesuaian Isi pada Minyakita di Pasar Ciruas

Daerah

Videonya Viral, Tiktoker Milenial Ini Akhirnya Bertemu Ganjar Pranowo

Daerah

Sekda Kabupaten Tangerang Buka Bazar Ramadan, Dorong Pengembangan UMKM