Home / Daerah

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:43 WIB

DPRD Kota Serang Minta Walikota Budi Rustandi Fokus Tangani Masalah Urban

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz I Dok. Roy-BNC

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Satu tahun kepemimpinan Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia sebagai Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang tak lepas dari perhatian legislatif.

‎Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan bentuk ekspresi yang diberikan oleh pihak legislatif.

‎Bentuk ekspresi yang dimaksud dewan antara lain pembangunan kawasan pedestarian Royal Baroe, Pasar Kepandean, rencana revitalisasi Alun-alun maupun Pasar Rau, dan sebagainya.

‎”Itu adalah bentuk ekspresi yang kita berikan kepada walikota untuk membuktikan program-program prioritasnya,” ujar Farhan, Sabtu, 21 Februari 2026.

‎Politisi Fraksi Demokrat ini menjelaskan alasan pihaknya memberikan keleluasaan kepada walikota di awal pemerintahannya agar membuktikan berbagai program unggulannya.

‎”Tapi ternyata dalam perjalanan memang terdapat masalah-masalah urban yang selalu repetisi setiap tahunnya. Seperti persampahan, banjir, kemacetan dan sebagainya. Itu perlu menjadi perhatian,” ungkap dia.

‎Oleh karena itu, Farhan menekankan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah agar fokus pada penyelesaian masalah urban di tahun 2027 mendatang.

‎Sebab pihaknya sudah memberikan ruang di awal pemerintahan Budi-Agis sebagai bentuk ekspresi mereka.

‎”Kita berencana di tahun 2027 dan ketika pembahasan anggaran di tahun ini untuk tahun 2027, akan lebih menekankan tentang pentingnya menyelesaikan masalah-masalah urban,” katanya.

‎Ia menilai program-program besar seperti pembangunan Alun-alun, meskipun bagus namun tidak langsung menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat urban

‎Bahkan pembangunan Alun-alun Kota Serang menyerap anggaran tidak sedikit, yakni hampir Rp50 miliar.

‎”Contohnya Alun-alun. Itu kan bagus dan bisa jadi ikon tapi kan ga menyelesaikan masalah urban, dimana dia menyerap banyak anggaran,” terangnya.

‎Untuk itu, DPRD akan mendorong agar anggaran dialihkan ke program-program yang lebih fokus pada penyelesaian masalah urban.

‎Persoalan drainase, betonisasi di perumahan-perumahan, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat, perlu diselesaikan oleh Budi-Agis.

‎”Nah, hal hal kayak gitu akan kita rem di tahun 2027 agar anggarannya dialihkan ke hal hal yang kayak tadi itu,” katanya.

‎”Lebih baik menjadi fokus pemerintah daerah untuk tahun kedepannya. Kita akan dorong ke arah ke sana di anggarannya,” sambungnya.

‎Mengenai rencana pembangunan Alun-alun, Farhan menyatakan bahwa tujuannya baik, namun perlu dilihat apakah sudah tepat sasaran.

‎”Tujuannya sih baik sebenarnya, mempercantik, memperbagus sehingga meyakinkan investasi, menciptakan lapangan pekerjaan dan sebagainya,” ujarnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinkes Banten Raih Peringkat Terbaik Tiga Pelaksanaan Program TBC Tahun 2022

Daerah

Semarak Kemerdekaan, Dinas PUPR Kota Serang Gelar Berbagai Perlombaan Antar Pegawai

Daerah

Tingkatkan Kesejahteraan Atlet, DPRD Kota Serang Usul Raperda Olahraga

Daerah

Airin-Ade Miliki Kans Duet Untuk Maju di Pilgub Banten 2024

Daerah

Pemkab Serang Luncurkan Gerakan Ulama Peduli Inflasi

Daerah

Relawan Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends di Kota Serang

Daerah

Dindikbud Kota Serang Gencar Lakukan Validasi Data Anak Putus Sekolah

Daerah

Tim Sepak Bola Popnas Banten Lolos ke Semifinal