Home / Daerah

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:07 WIB

SMPN 5 Cilegon Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google di Banten

BagusNews.Co – SMP Negeri 5 Cilegon terpilih sebagai satu-satunya sekolah tingkat SMP di Provinsi Banten yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).

Tak hanya itu, SMP Negeri 5 Cilegon ini menjadi perwakilan Cilegon di kancah nasional dalam program Google tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Heni Anita Susila mengungkapkan, pihaknya mendapatkan undangan resmi dari Google untuk menghadiri pertemuan khusus di kantor Google Indonesia 29 April 2025 lalu.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan daerah dari seluruh Indonesia, mulai dari gubernur, wali kota, bupati, hingga kepala dinas pendidikan tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Google memiliki program bernama KSRG atau Kandidat Sekolah Rujukan Google. Di Banten, hanya satu sekolah yang ditunjuk, yaitu SMPN 5 Cilegon. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Cilegon,” ujar Kepala Dindikbud Heni Anita Susila dalam rilis, Minggu, 18 Mei 2025.

Baca Juga :  Masuki Pertengahan Ramadan, Kue Gipang Kota Serang Banyak Diminati

Program KSRG menggunakan perangkat digital seperti Chromebook dalam proses belajar, menggantikan metode tulis-menulis konvensional dengan sistem digital yang lebih interaktif.

Kepala Sekolah SMPN 5 Cilegon, Mohatta/menjelaskan,/penunjukan sebagai KSRG tidak langsung diberikan, melainkan melalui sejumlah tahapan seleksi dan pelatihan.

“Pertama ada pelatihan dan ujian sertifikasi level satu. Sekolah baru dinyatakan sebagai kandidat jika minimal 30 persen guru lulus dari tahapan tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Walikota Serang Lantik Pengurus Satgas Serang Mengaji, Siap Berantas Buta Aksara Al-Qur'an

Dari SMPN 5 Cilegon, sebanyak 20 guru berhasil lulus dalam uji kompetensi yang menjadi syarat utama penunjukan sebagai KSRG.

“Alhamdulillah tim kami kompak dan sudah beberapa kali mengikuti pelatihan. Ini sejalan dengan rencana Presiden Prabowo yang akan menerapkan digitalisasi pengajaran secara nasional pada 2026,” tambah Mohatta.

Guru penggerak KSRG di SMPN 5 Cilegon, Nia Anifa, menyatakan bahwa program ini membawa dampak besar bagi siswa.

“Anak-anak kini tak hanya mengenal teknologi, tapi memahami manfaatnya. Pembelajaran jadi lebih terkontrol dan bermakna. Tentunya kami juga ingin berbagi praktik baik ini ke sekolah lain,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Daerah

Terdaftar di DPT, Ratu Atut Chosiyah Tak Hadir di TPS 14 Kota Serang

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Serahkan Bantuan Keuangan Pemprov Banten Rp 1 Miliar Ke Pemkab Cianju

Daerah

100 Kursi DPRD Banten Jadi Rebutan 1.333 Caleg di Pemilu 2024

Daerah

Besok, Gerindra Banten Rayakan HUT ke 15 dengan Bagi-bagi 22 Tiket Umroh

Daerah

Kajati Banten Serahkan 57 Ton Beras Kepada Pemprov dalam Rangka Eksekusi Perkara Pidana Melanggar UU Perlindungan Konsumen

Daerah

Siswa Bisa Daftar 2 Sekolah Untuk Jalur Zonasi Pada PPDB SMAN di Banten

Daerah

Bupati Serang dan Gubernur Banten Kunjungi Kopdes Merah Putih Desa Ranjeng

Daerah

Temui Wakil Walikota Serang, Guru TK Swasta Curhat: Puluhan Tahun Mengabdi Tanpa Kejelasan Status