Home / Daerah

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:51 WIB

Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh perempuan di Provinsi Banten bangga mengenakan pakaian kebaya. Simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menghadiri acara Hari Kebaya Nasional Tingkat Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Sabtu, 26 Juli 2025.

Kegiatan peringatan Hari Kebaya Nasional dikemas santai. Kegiatan diawali dengan tarian nusantara yang dibawakan oleh sejumlah anak perempuan dan Ibu-ibu pengurus Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten dengan mengenakan pakaian kebaya.

Menurut Andra Soni, Provinsi Banten merupakan daerah yang kaya akan tradisi dan nilai budayanya. Melalui kegiatan seperti itu, dirinya yakin ekspresi perempuan Banten semakin kuat untuk menjaga budayanya. Serta tetap mengambil peran aktif mengisi pembangunan daerah maupun nasional.

Baca Juga :  Lewat Program Bang Andra, DPUPR Banten Bangun Jalan Luwuk Grewel di Lebak

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Banten khususnya generasi muda untuk mencintai dan bangga terhadap warisan budaya kita,” kata Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PBI Banten yang terus memperjuangkan kelestarian budaya, khususnya dalam mengangkat nilai dan filosofi kebaya sebagai warisan budaya bangsa.

“Karena kebaya merupakan pakaian sarat makna bagi perempuan Indonesia khususnya perempuan Banten. Ia simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan dengan adanya kegiatan itu dirinya semakin bangga mengenakan kebaya dalam kegiatan formal maupun sehari-hari.

Menurut Tinawati, berkebaya bukan hanya soal pakaian, tapi tentang identitas dan jati diri. Kebaya mengingatkan pada kekuatan perempuan Indonesia yang anggun cerdas dan berbudaya.

Baca Juga :  Pemkot Serang Alihkan Pasar Jedogan ke Pasar Kepandean

“Lewat Gerakan Perempuan Berkebaya ini, kita menunjukkan bahwa modernisasi tidak harus menghapus tradisi, tapi justru memperkuatnya,” pungkas Tinawati.

Ketua PBI Banten Ina Suhud mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan dari Pemprov Banten, sehingga kegiatan memperingati Hari Kebaya Indonesia bisa berjalan dengan baik.

“Ini merupakan kolaborasi yang baik, untuk kita sama – sama mengangkat nilai budaya perempuan,” katanya.

Diakui Ina, PBI ini merupakan sebuah organisasi mandiri yang baru terbentuk sembilan bulan lalu. Namun dengan semangat kuat dari pada pengurus, eksistensi PBI bisa diakui pemerintah.

“Tapi kami punya semangat tinggi untuk mempromosikan budaya kebaya Indonesia, khususnya Provinsi Banten melalui kegiatan sederhana yang kami sebar melalui media sosial,” jelasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dianggap Tidak Sah, Karang Taruna Kabupaten Serang Akan Gelar Temu Karya Ulang

Daerah

Tindaklajuti Arahan Presiden, Polres Pandeglang Bersihkan Pantai Carita

Daerah

Hujan Deras Sejak Dini Hari, Kampung Cikayas Pandeglang Terendam Banjir

Daerah

Tunggakan Gaji PPPK Paruh Waktu Kota Serang, Ketua DPRD Pastikan Dibayar Lewat APBD

Daerah

Belum Punya Perda P4GN, Pemkot Serang Siap Tindaklanjuti Usulan BNN Banten

Daerah

Pemkab Serang Lakukan Pembinaan Ormas

Daerah

Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Empat Kabupaten/Kota di Banten Telah Dibuka

Daerah

Manfaatkan Lahan Halaman yang Kosong, Wisata Kuliner Hadir Kota Serang