Home / Daerah

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:47 WIB

Konsultasi Penegasan Kota Serang Sebagai Ibu Kota Banten, Sekda Banten Dampingi Budi Rustandi ke Kemendagri

BagusNews.Co – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan mendampingi Pemkot Serang lakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam membahas penegasan status Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.

Deden Apriandhi menyampaikan, konsultasi tersebut merupakan arahan Gubernur Banten Andra Soni .

“Pak Gubernur memerintahkan saya untuk mendampingi Pak Walikota Serang ke Kemendagri, membahas penegasan status Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten. Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Pak Dirjen,” ungkap Deden, pad Kamis, 31 Juli 2025.

Deden bersama Walikota Serang Budi Rustandi bertemu langsung dengan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal, untuk menyampaikan aspirasi terkait nomenklatur Kota Serang dalam dokumen resmi pemerintahan pusat.

Selanjutnya, dirinya menjelaskan, saat Provinsi Banten dibentuk, Kota Serang belum berdiri secara administratif, sehingga dalam Undang-undang Pembentukan Provinsi Banten, Ibu kota provinsi hanya disebut Serang.

Baca Juga :  Lantik Tujuh Pejabat Baru, Sekda Kota Serang Tekankan Pentingnya Adab dan Etika

“Pak Walikota ingin ada penegasan, karena sekarang secara geografis dan administratif sudah jelas bahwa pusat pemerintahan Provinsi Banten berada di wilayah Kota Serang,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Dirjen Bina Wilayah menyarankan agar Walikota Serang menyampaikan surat resmi kepada Gubernur Banten. Surat tersebut kemudian akan diteruskan ke Menteri Dalam Negeri sebagai dasar untuk mengusulkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur soal nomenklatur ibu kota provinsi.

“Ini proses administratif untuk memperjelas legalitas bahwa Ibu Kota Provinsi Banten adalah Kota Serang,” katanya.

Selain soal ibu kota, turut dibahas juga persoalan sejumlah pulau di sekitar Kota Serang seperti Pulau Panjang dan beberapa pulau kecil lainnya yang sebelumnya masuk dalam wilayah Kecamatan Kasemen sebelum pemekaran Kota Serang.

Baca Juga :  Dua Kendaraan Dinas di Pemkot Serang Hilang, BPKAD Minta OPD Tanggung Jawab

“Beberapa pulau itu sekarang masuk ke wilayah Kabupaten Serang. Maka dikonsultasikan juga, untuk memahami status administratifnya, mengingat secara jarak kini lebih dekat dengan Kota Serang,” ungkap Deden.

Lebih lanjut, Deden menuturkan bahwa penegasan status Kota Serang sebagai ibu kota provinsi memiliki sejumlah manfaat strategis. Pertama, memperjelas secara administrasi pemerintahan. Kedua, secara sosio-psikologis, masyarakat Kota Serang merasa lebih diakui.

“Ketiga, perhatian pemerintah provinsi maupun pusat terhadap wilayah ibu kota bisa lebih terarah,” imbuhnya.

Kata Deden, Pemprov Banten sebagai perwakilan pemerintah di daerah akan terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai prosedur dan membawa manfaat bagi masyarakat.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Media Sosial Dorong Speak Up Pelecehan Seksual, DP2KBP3A Pandeglang Genjot Pencegahan

Daerah

Pj Sekda Ungkap Tahapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang

Daerah

Jembatan Garuda Tangerang Dikerjakan, Warga Terlibat dan Dapat Bansos

Daerah

Selain Posko, Gardu Ganjar Jawara Banten Salurkan Kompresor yang Dapat Dijadikan Ladang Usaha

Daerah

ICMI Tawarkan Kolaborasi dengan Pemkot Serang, Sukseskan Program Serang Mengaji hingga Juleha

Daerah

Hasil Muktamar XI, Ali Mujahidin Pimpin Kembali PB Al-Khairiyah Periode 2026–2031

Daerah

Duh Warga Kota Serang Masih Buang Sampah Sembarangan, Lurah Trondol : Segera Koordinasi dengan Camat

Daerah

Bapenda Kota Serang Segel Papan Reklame Tiga Perusahaan Besar