Home / Daerah

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Ketua DPRD Pandeglang Sidak ke TPA Bangkonol

BagusNews.Co – Kontroversi pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol membawa Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam bersama Anggotanya Miftahul Farid Sukur melaksanakan sidak ke TPA Bangkonol, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang.

Sidak ini dilakukan untuk melihat kondisi langsung pengelolaan TPA Bangkonol, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang.

Ketua DPRD Kabupaten Tb Agus Khatibul Umam meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar secara serius mengelola TPA Bangkonol.

“Terkait TPA Bangkonol tentu itu perlu penanganan serius Oleh Pemkab Pandeglang. Jadi ketika memang ada kerja sama pengolahan sampah antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Pemkab Pandeglang, tentu harus dipersiapkan dulu infrastrukturnya, mesin pengolahan sampah dan lainya,” katanya kepada wartawan di TPA Bangkonol, Rabu, 6 Agustus 2025 sore.

Agus menegaskan, infrastruktur pengolahan sampah itu perlu dipersiapkan agar sampah yang masuk ke TPA Bangkonol dapat dikelola dengan baik.

Baca Juga :  Bupati Pandeglang Langsung Temui Kedua Anak Putus Sekolah

“Terus yang keduanya tentu harus ada pemberdayaan masyarakat sekitar. Dibangun, dilibatkan, kemudian membuka dialog dengan masyarakat, khawatir ada masyarakat merasa dirugikan dan lain-lain,” katanya.

Agus berpendapat, kalau misalkan sampah di TPA Bangkonol dikelola dengan baik tentu ada keuntungannya. Artinya sampah dikelola dapat memiliki nilai ekonomis.

“Asal pengelolaannya serius dan pemerintah menyiapkan semuanya. Kemudian tenaganya melihatkan dari masyarakat,” katanya.

Agus kembali menegaskan , bahwa dalam pengelolaan sampah hal utama ialah infrastrukturnya harus disiapkan, mesinnya harus disiapkan, orangnya harus disiapkan.

“Terus kalau perlu ada dari pemerintah melihat satu daerah sudah berhasil dalam pengelolaan sampah. Supaya bisa diterapkan di sini jadi sebenarnya harapan kita dengan adanya TPA Bangkonol ini bisa semuanya tidak dirugikan sama-sama saling menguntungkan,” katanya.

Lebih lanjut, Agus menerangkan, dirinya akan mengawal keseriusan Pemkab Pandeglang dalam mengelola sampah. Terlebih setelah adanya kerja sama dengan Pemkot Tangsel.

“Dimana di situ ada Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Tangsel senilai Rp40 Miliar. Nah BKK ini harus dikawal penggunaannya agar dibelanjakan sesuai keperuntukan yaitu memperbaiki TPA Bangkonol dari pengelolaan open dumping menuju sanitary landfill,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Serang Masih Kewalahan Atasi Sampah

Perbaikan pengelolaan TPA Bangkonol ini sangat penting agar tidak kena sanksi penutupan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Saat ini Pemkab Pandeglang diberi waktu 180 hari oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk memperbaiki pengelolaan sampah tidak lagi open dumping tapi menuju sanitary landfill.

“Kita semua harus sama-sama mengawasi dalam keseriusan Pemkab Pandeglang dalam pengelolaan sampah,” katanya.

Lebih lanjut lagi, Agus menjelaskan jika pengelolaan sampah di tempat lain sudah canggih. Sampah bisa diolah menjadi pembangkit listrik, menjadi biogas dari sampah.

“Di tempat lain pengelolaan sampah sudah canggih, diolah menjadi pupuk organik, jadi hiasan. Menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat, kerajinan tangan, banyak lah kalau memang dikelola secara serius,” pungkasnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

PKS Banten Siap Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Daerah

Gagal Maju di Muskot IV PMI Kota Serang, Agis: Saya Dijegal

Daerah

RLS Masih Rendah, Ini Kata Kadindikbud Kota Serang

Daerah

Sukseskan Pilkada 2024, Bakesbangpol Kabupaten Serang Rangkul GOW

Daerah

Siaga Bencana, BPBD Banten Latih Mitigasi Bagi Pelaku Industri Wisata

Daerah

Hadiri Wisuda Unma, Wakil Bupati Pandeglang Serukan Kolaborasi Membangun Pandeglang

Daerah

Dua Tim PUBG dan MLBB Wakili Banten di FORNAS VII Cabor Esport

Daerah

Al Muktabar Minta Kepala Sekolah Terbuka Terkait Informasi PPDB Provinsi Banten 2024