Home / Advertorial

Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Andra Soni Buka MPLS Sekolah Rakyat Banten, Perjuangkan Keadilan Sosial Masyarakat

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat (MPLSR) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Jum’at (1/8/2025) dan SRMA 33 Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/8/2025).

Andra Soni mengatakan, Sekolah Rakyat hadir memperjuangkan keadilan sosial masyarakat, melalui akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Andra Soni menyebut kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Sekolah Rakyat ini adalah langkah besar menjawab tantangan akses pendidikan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang selama ini belum terjangkau,” katanya.

Andra Soni juga membagikan kisah hidupnya sebagai bukti pentingnya pendidikan dalam mengubah nasib.

“Saya pun dulu pernah jadi sopir angkot, bekerja serabutan. Tapi karena pendidikan, alhamdulillah berkat pendidikan saya bisa sampai ke posisi sekarang. Saya ingin anak-anak Banten punya kesempatan yang sama, tanpa terkendala biaya,” ucapnya di hadapan ratusan siswa dan orang tua SRMA 34 Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Hari Kesehatan Nasional ke 60 Tingkat Provinsi Banten, Pj Gubernur Al Muktabar: Tubuh Sehat Kunci Menjalankan Aktivitas

Andra Soni menegaskan Pemprov Banten akan terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar semakin banyak Sekolah Rakyat hadir di Provinsi Banten.

“Ini adalah wujud nyata negara hadir untuk rakyat. Kita ingin memastikan setiap anak Banten punya kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

Program ini bertujuan memuliakan masyarakat kecil, menjangkau yang belum terjangkau, serta membuka peluang bagi mereka yang selama ini sulit mendapatkan akses pendidikan.

“Sekolah Rakyat hadir untuk memuliakan wong cilik. Kami hanya pelaksana dari gagasan Presiden Prabowo,” kata Saifullah.

Baca Juga :  Dampak Sengketa Pilkada di MK, Pelantikan 3 Kepala Daerah di Banten Tertunda 

Dalam kesempatan itu, Saifullah memberi semangat kepada para siswa agar tidak minder.

“Kalian ini orang-orang pilihan. Kalau semangat belajar, bekerja keras, insya Allah kalian bisa jadi gubernur, menteri, tentara dan lain-lain,” katanya.

Sekolah Rakyat memiliki sistem seleksi berbeda dari sekolah umum, yakni berdasarkan data sosial ekonomi, dengan prioritas bagi keluarga miskin ekstrem (Desil 1 dan 2).

Program ini juga memberikan fasilitas lengkap berupa makan tiga kali sehari, pemeriksaan kesehatan gratis, pemetaan bakat berbasis AI, sistem pembelajaran digital, serta satu laptop untuk setiap siswa.

Sebagai informasi Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas, serta memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. (Adv-Dindik)

Share :

Baca Juga

Advertorial

11 Perusahaan Ajukan NPWPD Pajak Air Permukaan ke Bapenda Banten, Proyeksi Pendapatan Meningkat Rp10 Miliar

Advertorial

BPBD Banten Akan Bangun Gedung Baru Lengkap Dengan Sistem Aplikasi Terintegrasi

Advertorial

Pemprov Kucurkan Dana Rp123,8 Miliar untuk Desa se-Banten

Advertorial

Satpol PP Kabupaten Serang Tingkatkan Penegakan Perda untuk Atasi Penyakit Masyarakat

Advertorial

Kurangi Resiko Penyakit Jantung, Dinkes Banten Imbau Warga Konsumsi Daun Kemangi

Advertorial

Untuk Pembangunan, Kepala Bapenda Terus Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Advertorial

Andra Soni: Program Sekolah Gratis Untuk Menekan Angka Putus Sekolah di Banten

Advertorial

Tertinggi Angka Eliminasi TBC, Gubernur Andra Soni Jadikan Banten Panutan Nasional