Home / Daerah

Senin, 1 September 2025 - 16:20 WIB

Gelar Aksi di KP3B, Mahasiswa Tuntut Penghapusan Tunjangan Anggota Dewan

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, KP3Bl Dok. Dwi MY-BNC

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, KP3Bl Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyuarakan kritik keras terhadap kinerja lembaga legislatif dan mendesak adanya perubahan nyata yang lebih berpihak kepada rakyat.

Dalam aksi yang digelar pada Senin 1 September 2025, HMI Serang menyoroti kondisi DPRD Banten yang mereka anggap telah menunjukkan kinerja yang buruk.

Mereka menilai bahwa lembaga legislatif tersebut telah gagal menjalankan fungsi utamanya sebagai representasi rakyat.

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Rival, menyampaikan bahwa pihaknya mendesak penghapusan seluruh tunjangan anggota DPR.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Andra Soni di Banten, Ketua DPRD Fahmi Hakim : Tak Pernah Lelah Turun ke Lapangan

“Kami mendesak penghapusan seluruh tunjangan anggota DPR. Sudah cukup rakyat dibebani pajak, sementara wakil rakyat sibuk memperkaya diri sendiri,” katanya.

Selain menyoroti soal tunjangan, massa aksi juga mengungkapkan keprihatinan terhadap praktik mafia proyek Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang diduga melibatkan sejumlah oknum di DPRD Banten. Mereka menuding adanya praktik korupsi yang merugikan rakyat dan menghambat pembangunan yang transparan.

“Mafia Pokir ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. DPRD seharusnya mengawal aspirasi, bukan bermain proyek,” tegas Rival.

Lebih lanjut, mereka mengancam bahwa jika DPRD dan DPR tidak mampu menjalankan fungsi mereka secara maksimal, lembaga legislatif tersebut layak dibubarkan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim Apresiasi Pengamanan di Wisata Pantai

“Kalau DPR dan DPRD tidak bisa menjadi suara rakyat, bubarkan saja! Jangan sampai rakyat terus dikhianati oleh para elite,” ujarnya dengan nada tegas.

Selain fokus pada aspek legislatif, mahasiswa juga menekan pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Banten, agar segera mengesahkan regulasi beasiswa. Mereka menilai akses pendidikan harus diperluas dan dipermudah, bukan dipersulit oleh birokrasi yang berbelit-belit.

“Anak-anak muda Banten harus punya kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan. Regulasi beasiswa harus segera disahkan agar tidak ada lagi mahasiswa putus kuliah karena masalah biaya,” pungkas Rival. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Al Muktabar Kukuhkan 50 Anggota Paskibraka 2023 Provinsi Banten

Daerah

Hadiri Pembukaan Kajati Banten Cup Taekwondo Tahun 2025, Andra Soni : Jaga Sportifitas

Daerah

Pemkot Serang Pindahkan RKUD Ke Bank Banten

Daerah

Wapres Gibran Tinjau MBG di SMKN 3 Kota Tangerang

Daerah

‎Lewat CSR, Tiga Kampung Tematik Segera Ditata, Dukung Kawasan Royal Baroe

Daerah

Peringati 10 Muharam, SMPN 18 Kota Serang Gelar Santunan Anak Yatim

Daerah

KPU Kabupaten Serang Wajibkan Paslon Bupati Hadir Saat Pendaftaran

Daerah

Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Andra Soni : Kita Salurkan Ke Masyarakat