Home / Daerah

Selasa, 9 September 2025 - 20:12 WIB

Andra Soni: Perubahan APBD 2025 Berorientasi Pada Kepentingan dan Kemanfaatan Masyarakat

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 berorientasi pada kepentingan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan alokasi anggaran berdampak langsung pada kebutuhan warga Banten.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD Provinsi Banten terhadap persetujuan Raperda Perubahan APBD 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (9/9/2025).

“Semoga dengan perubahan APBD ini bisa dan harus bermanfaat bagi masyarakat. Itu tujuan utama kita,” ujar Andra Soni didampingi Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah.

Baca Juga :  Ketua ForPAKSI API Banten: Pendidikan Antikorupsi Harus Dimulai dari Keluarga

Andra Soni menjelaskan, dalam perubahan APBD 2025 pemerintah daerah bersama DPRD melakukan efisiensi anggaran melalui evaluasi sejumlah kegiatan yang dianggap kurang prioritas. Di sisi lain, pemerintah juga memulihkan agenda pendapatan yang sempat terkoreksi, tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan pajak.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan alokasi anggaran lebih fokus pada pembangunan dan program yang berdampak langsung pada kebutuhan warga Banten.

“Pembahasan dengan DPRD telah berlangsung baik, intensif, dan seksama. Perubahan APBD ini merupakan representasi dari kerja bersama seluruh komponen pemerintahan untuk menjawab amanat masyarakat Banten,” kata Andra Soni.

Baca Juga :  Andra Soni Intruksikan DPUPR Banten Lakukan Penanganan Longsor di Sungai Cigondang Desa Purwaraja

Dalam laporan keuangan, APBD Perubahan 2025 mencatat total pendapatan sebesar Rp10,50 triliun lebih dengan total belanja Rp10,81 triliun lebih, sehingga terdapat defisit Rp305,98 miliar. Defisit tersebut ditutup dengan surplus pembiayaan dalam jumlah yang sama sehingga APBD tetap seimbang.

Andra Soni menegaskan, angka-angka dalam APBD hanyalah instrumen. Yang terpenting, kata dia, bagaimana kebijakan anggaran benar-benar bisa mempercepat pembangunan dan menyelesaikan persoalan masyarakat. “Orientasinya jelas, bukan sekadar formalitas anggaran. Melainkan kemanfaatannya harus dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jurus Pemprov Banten Menjaga dan Meningkatkan Realisasi Investasi

Daerah

Jelang PSU Pilkada Kabupaten Serang, Terjadi Dugaan Money Politics di Kecamatan Mancak

Advertorial

Minta Sama-sama Perangi Judi Online, Yedi Rahmat: Kalau Ada ASN Yang Terlibat Saya Bakal Sanksi Tegas 

Daerah

Petani dan Anak Muda Banten Giatkan Sinergi Hadapi Tantangan Pertanian

Daerah

Trans Banten Belum Merata, GMNI Desak Anggaran Transportasi Umum dalam APBD 2027

Daerah

Gowes Merdeka di Tangsel, Andra Soni: Bersepeda Rawat Silaturahmi

Daerah

Program 100 Hari Kerja, Andra Soni – Dimyati Komitmen Wujudkan Banten Maju

Daerah

Bertemu Dengan Maluku, Tim Basket Banten Raih Kemenangan 49–47 di Pornas Korpri XVII Palembang