Home / Daerah / Pemerintah

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:27 WIB

Percepatan Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih di Pandeglang Terkendala SDM, Ini Solusinya

Data statistik koperasi merah putih | Dok. Istimewa

Data statistik koperasi merah putih | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dalam mempercepat digitalisasi kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) masih menghadapi sejumlah tantangan.

Dari total 339 koperasi yang terdaftar, baru 328 koperasi yang memiliki akun aktif di Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes).

Padahal, target yang ditetapkan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang adalah seluruh koperasi harus sudah terdaftar pada November lalu.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan DKUPP Pandeglang Dindin Herdiansyah mengungkapkan, dari 11 koperasi yang belum terdaftar, faktor utama yang menjadi hambatan adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

“Selain itu, minimnya pemahaman anggota koperasi dalam mengoperasikan sistem berbasis web membuat proses pengisian data belum selesai secara tuntas,” ujarnya saat ditemui di kantornya pada Rabu, 10 Desember 2025.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru, Pemkot Cilegon Siapkan Strategi Menekan Inflasi

Meski demikian, DKUPP telah menyiapkan tim pendamping yang secara intensif membantu pengurus koperasi dalam proses pendaftaran, baik secara langsung maupun daring.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi dan memastikan seluruh koperasi dapat terintegrasi dalam sistem.

“Dengan Simkopdes, kami dapat memudahkan pengawasan serta memetakan perkembangan koperasi secara lebih efektif. Fitur-fitur dalam sistem ini memungkinkan kami untuk memantau koperasi yang aktif maupun yang bergerak lambat,” jelas Dindin.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa digitalisasi ini juga membuka peluang bagi koperasi untuk mengakses pasar yang lebih luas, terutama bagi produk unggulan desa seperti beras dari wilayah Cimanuk dan hasil laut dari kawasan pesisir.

Baca Juga :  Serahkan SK Koperasi Merah Putih, Bupati Pandeglang: Simbol Kemandirian Ekonomi Rakyat

Produk-produk ini kini dapat dipromosikan melalui sistem dan dijangkau oleh koperasi dari berbagai daerah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

DKUPP menargetkan seluruh koperasi di Pandeglang dapat terhubung 100 persen dalam waktu dekat. Dindin mengimbau 11 koperasi yang belum menyelesaikan pendaftaran agar segera berkonsultasi dan melakukan proses integrasi sistem sehingga target tersebut dapat tercapai.

Ia pun optimistis, dengan dukungan dari seluruh pihak dan peningkatan kapasitas SDM di lapangan, seluruh KDKMP di Pandeglang akan mampu terintegrasi penuh dengan Simkopdes dan memberikan manfaat optimal bagi pengembangan koperasi di tingkat desa. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pasca Lebaran, Harga Bawang dan Tomat di Pasar Iduk Rau Alami Kenaikan

Daerah

Lepas Kontingen Banten Pornas Korpri 2025, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Raih BUMD Award 2024, Tatu Apresiasi Perumda Tirta Albantani dan BPR Serang

Daerah

FGD Strategi Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Virgojanti: Pemdes Ujung Tombak Keberhasilan Program

Daerah

Hadiri RUPS LB Bank Banten, Andra Soni  : Harus Menjadi Identitas dan Kebanggaan Masyarakat

Daerah

Lakukan Monitoring Neraca Pangan, Pemprov Banten Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Daerah

Distan Banten Lakukan Uji Coba Tanam Varian Padi Biosalin Untuk Wilayah Pesisir

Daerah

Usai Cuti Bersama Lebaran 1445 H, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Lakukan Sidak Ke OPD