Home / Daerah

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:18 WIB

Minim Alat Berat Jadi Kendala Utama Penanganan Banjir di Kota Serang

Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, saat diwawancarai awak media I Dok. Roy-BNC
‎

Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, saat diwawancarai awak media I Dok. Roy-BNC ‎

BagusNews.Co – Minimnya ketersediaan sarana dan prasarana menjadi kendala utama dalam menangani permasalahan banjir di sejumlah titik di wilayah Kota Serang.
‎
‎Bahkan, mayoritas peralatan untuk mengatasi banjir di Kota Serang merupakan hasil bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
‎
‎Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi, usai mengikuti rapat koordinasi penanaman banjir di gedung Balai Besar Wilayah Sungai Cibanten Ciujung dan Cidurian (BBWSC3) Banten, Kota Serang, Rabu, 14 Januari 2026.
‎
‎”Yang pertama mungkin sarana prasarana dan keterbatasan alat. Makanya kita alhamdulilah dibantu oleh pemerintah pusat dan provinsi berdasarkan kewenangannya,” ujarnya kepada wartawan.
‎
‎Sejauh ini, PUPR Kota Serang hanya memiliki alat berat excavator atau Beko dua unit. Itu pun masih menjadi kendala lantaran belalai Beko kurang panjang, sehingga pihaknya kesulitan pada saat melakukan normalisasi sungai.
‎
‎”Jadi kita hanya bisa melakukan pembersihan di sungai yang bisa kita jangkau dengan alat yang kita miliki,” ungkap Iwan.
‎
‎Menurut Iwan, penanganan banjir harus menggunakan belalai Beko yang panjang dan juga amfibi yang bisa berada di tengah aliran sungai yang akan dibersihkan.
‎
‎Selain itu, Pemkot Serang juga dibantu oleh bantuan-bantuan yang bersifat kolaborasi dalam penanganan pascabencana banjir.
‎
‎”Jangan sampai nanti kita pada saat bencana kita melakukan pekerjaan tetapi pascabencana nya tidak dapat perhatian,” jelas Iwan
‎
‎”Makanya tadi saya bahas secara khusus, harus ada kesepakatan antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah Kota Serang berkaitan dengan regulasi sebagai dasar untuk melakukan pasca terjadinya bencana banjir,” sambungnya.
‎
‎Terkait kolaborasi pasca bencana banjir di Kota Serang, kata Iwan, pemeliharaan sungai dan anak anak sungai harus dijaga, baik kewenangan Pemprov Banten maupun pusat yang berada di wilayah di Kota Serang.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Peternakan, Distan Banten Gandeng MUI Provinsi Banten

‎”Misalkan sedimentasinya, pembersihan sampah, mengedukasi masyarakat tidak membuang sampah agar banjir tidak terulang kembali,” tuturnya.
‎
‎”Pemkot akan terus berkolaborasi dengan balai dan Pemprov tidak hanya penanganan pada hari ini saja tapi juga pasca banjirnya,” pungkas Iwan. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satu Tahun Menjabat, Budi-Agis Klaim Program Unggulannya Mulai Terealisasi

Daerah

Distan Banten Siapkan 1 Juta Bibit Dalam Gerakan Tanam Cabai Bersama TP-PKK

Daerah

Pemkot Serang Pantau Pemberian THR di RS Sari Asih

Daerah

Batik Banten Memperkenalkan Sejarah dan Budaya Banten

Daerah

Provinsi Banten Tempati Posisi ke-9 di MTQ Nasional 2024

Daerah

Bupati Pandeglang Apresiasi Baznas dan PT Alfindo dalam Upaya Penurunan Stunting

Daerah

Layanan 10 Hari Balik Nama Sertifikat Tanah, BPN Banten: Uji Coba di Kota Tangerang dan Tangsel

Daerah

Plh Sekda Provinsi Banten Virgojanti: Penguatan Wawasan Kebangsaan Penting