BagusNews.Co – Jembatan vital di Desa Sinar Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, ambruk secara tiba-tiba pukul 13.00 WIB, Sabtu, 31 Januari 2026, akibat curah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut ditambah usia jembatan yang sudah tua, terjadilah peristiwa ini.
Saksi mata Agis 25 tahun, perangkat desa setempat dari Kampung Sinar Jaya, yang langsung menyaksikan kejadian tragis itu mengaku terkejut atas kejadian ini dan mengakibatkan mengisolasi empat desa terdampak yaitu Sinar Jaya, Panjang Jaya, Cikumbueun, dan Ramea, dengan kerugian sementara mencapai Rp250 juta.
“Kaget banget, kayanya udh lama juga karna kan ini jembatan tua, faktor hujan yang trs menerus juga kayanya. Kalau di hitung kerugiannya sampir 125jt buat perbaikan jembatan ini,” katanya.
Untungnya, tidak ada korban jiwa, meski akses transportasi lumpuh total.
Ketua Kampung siaga bencana, Beni Madeira mengatakan Saat ini, kebutuhan mendesak meliputi kayu dan besi untuk membangun jembatan sementara, sementara koordinasi intensif dilakukan oleh Pemerintah Desa, Muspika Kecamatan, serta Kampung Siaga Bencana (KSB) Mandalawangi dengan Kadinsos Provinsi Banten, Kadinsos Pandeglang, Camat Mandalawangi, dinas terkait, serta TKSK setempat. Laporan data lebih lanjut sedang dikumpulkan dari para pihak terkait.
“Jadi saat ini kita membutuhkan besi dan kayu untuk membuat jembatan sementara agar aktifitas warga masih bisa berjalan, dan kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pemerintahan daerah terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini” pungkasnya. (Red/Difeni)







