BagusNews.Co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, mengusulkan pembentukan Unit Pengelola Teknis (UPT) khusus untuk mengelola kawasan wisata Royal Baroe, Alun-alun, dan Pasar Lama.
Usulan ini muncul setelah melihat perkembangan pengunjung yang luar biasa yang datang ke Royal Baroe.
”Kemarin saya menyampaikan gagasan ke Pak Walikota, bagaimana kalau kita membentuk UPT yang menangani khusus tentang Royal Baroe, Pasar Lama dan Pecinan,” kata Nanang, Selasa, 3 Februari 2026.
Jika dilihat dari perkembangannya, lanjut Nanang, pengunjung yang datang ke Royal Baroe sangat luar biasa.
”Hanya memang kita juga agak sedikit gagap juga dengan jujur dengan membludaknya Royal Baroe ini luar biasa, satu sisi,” ucapnya.
Nanang mengaku jika usulan tersebut sudah disampaikan kepada walikota. Pembentukan UPT ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara OPD dan memastikan pengelolaan kawasan wisata berjalan lebih efektif.
”Tentu kita harus berpikir ke depan juga karena bukan hanya Royal Baroe, nanti kan akan ada Alun-alun,
Pasar Lama, bahkan kita merencanakan Kampung Pecinan,” ungkapnya.
Menurutnya, UPT ini akan bertanggung jawab untuk mengelola perizinan, agenda tahunan, dan tenaga kebersihan, pengamanan, serta membantu dinas teknis dalam menjalankan kawasan wisata.
Kemudian, UPT tersebut bekerja di bawah naungan Dinkopukmperindag atau Disparpora. Sedangkan, pengadaan tenaga kebersihan dan pengamanan bisa diambil melalui outsourcing.
”Targetnya, kawasan ini akan menjadi pusat ekonomi kreatif, pertumbuhan UMKM, dan memiliki agenda tahunan yang menarik,” terang Nanang.
”Dinas teknis dalam hal ini Satpol PP, Dinas LH, Dishub tetap membantu jalannya kawasan Royal Baroe kah, acara apakah atau lainnya,” tambahnya.
Nanang menambahkan, urgensi kebutuhan UPT ini masih dalam tahap kajian, sambil melihat beban kerja yang akan ditentukan maupun dari sisi anggarannya.
Dengan adanya UPT, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan membuat warga bahagia selama berkunjung ke ruang-ruang terbuka yang ada di Ibukota Provinsi Banten tersebut.
”Pemerintah daerah menyambut gembira perkembangan ini, tapi kita juga harus siap menghadapi tantangan yang ada,” ucap Nanang. (Red/ Roy)







