BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) telah menyiapkan program pelatihan dan pemberangkatan bagi warga Kota Serang yang ingin berkarir di luar negeri, khususnya di Jepang.
Langkah tersebut sebagai upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Ibukota Provinsi Banten.
Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, menyatakan bahwa pemerintah akan mendukung program pelatihan dan pemberangkatan pekerja migran dengan biaya yang terjangkau.
”Pemerintah akan mensupport, seperti yang disampaikan Pak Wakil beberapa hari kemarin, bahwa dari lembaga-lembaga filantropi yang akan kita coba support terkait dengan biaya pelatihan, sampai dengan pemberangkatannya,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.
Program ini merupakan hasil kerja sama Pemkot Serang dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kokusai Jinzai Support (KJS), dan sudah berjalan sejak empat tahun.
Selain itu, Disnakertrans juga telah berkomunikasi dengan lembaga filantropi dan perbankan untuk menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI bagi calon pekerja migran asal Kota Serang.
”Termasuk dengan Baznas juga kita sudah komunikasi. Seperti tahun kemarin kita memberangkatkan salah seorang anak marbot dan itu menjadi salah satu yang berhak juga menerima biaya dari UPZ atau dari Baznas. Jadi bisa kita berangkatkan,” ungkap Nafis.
Ia menargetkan tahun ini 100 peserta calon pekerja migran asal Kota Serang bisa dilatih oleh PT KJS dan diberangkatkan ke Negeri Sakura.
Proses rekrutmen akan dimulai pada pertengahan Februari ini, setelah teknis dan persyaratan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang diterima.
”Termasuk dari kuota BBPVP karena mereka juga ada beberapa program dan kuota yang memang disiapkan untuk warga Kota Serang,” terang Nafis.
”Jadi kita sedang menunggu arahan dari BBPVP. Insya Allah Minggu depan sudah ada teknisnya, rinciannya, dan kebutuhannya,” pungkasnya. (Red/ Roy)







