Home / Daerah

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Normalisasi Sungai Cirarab, Pemprov Banten dan BBWS C2 Turunkan Alat Berat

BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten menurunkan satu unit alat berat untuk mendukung normalisasi Sungai Cirarab sebagai upaya pengendalian banjir di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang.

Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan banjir beberapa waktu lalu, dan menetapkan langkah awal untuk melakukan normalisasi Sungai Cirarab dengan langkah kolaborasi.

“Kami mulai tindak lanjut pada 3 Februari, segmen Provinsi dengan panjang normalisasi yang ditangani sepanjang 700 meter dan saat ini segmen tersebut telah kami selesaikan. Kami juga membantu percepatan di segmen Kota Tangerang agar penanganannya lebih cepat,” ungkap Arlan Marza di Kabupaten Tangerang, Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga :  Survei LPPM USBR Rilis, Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Andra Soni Capai 80,9 Persen

Selanjutnya, Arlan menyampaikan secara keseluruhan normalisasi di Sungai Cirarab akan dilakukan sepanjang 4,85 kilometer. Yang terdiri dari segmen Pemprov Banten 700 meter, Pemkot Tangerang 550 meter, Pemkan Tangerang 2,4 kilometer dan Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2) sepanjang 1,2 kilometer.

“Berdasarkan koordinasi dengan BBWS C2, kita targetkan normalisasi selesai di akhir Maret 2026, terlebih saat ini kondisi hujan mulai mereda jadi dapat lebih cepat. Normalisasinya dilakukan dari hulu hingga hilir,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2), Ahmad Viktor menyampaikan pihaknya turut menurunkan satu unit alat berat jenis long arm untuk melakukan normalisasi sepanjang 1,2 kilometer.

Baca Juga :  DPUPR Banten Kembangkan Aplikasi Pengaduan Jalan Banten

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Gubernur Banten atas inisiasi rapat koordinasi penanganan Sungai Cirarab ini, sehingga dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Memang kewenangan Sungai Cirarab berada pada BBWS C2, namun atas kepedulian beliau saat banjir beberapa waktu lalu, penanganan bisa dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.

Ahmad Viktor menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam normalisasi Sungai Cirarab diharapkan menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk penanganan sungai lainnya, seperti Kali Angke dan sungai-sungai lain yang berpotensi menimbulkan banjir.

“Ini juga menunjukan kepedulian pemerintah pusat dan daerah kepada masyarakat yang terdampak banjir, dan aksinya langsung dalam waktu singkat bisa kita lihat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

BPPW Banten Serahkan Pengelolaan Sistem Pengadaan Air Minum ke Pemkot Serang

Business

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji, PLN Banten Temui Manajemen Angkasa Pura Bandara Soekarno-Hatta

Daerah

DPK Banten Perkuat Digitalisasi Arsip Melalui SIKN-JIKN Guna Tata Kelola Tertip Arsip

Daerah

Tebar 10 Ribu Bibit Ikan, Polres Serang Kuatkan Ketahanan Pangan

Daerah

Rifky Hermansyah Sebut Sektor Pangan Jadi Peluang Besar Pengusaha Muda Banten

Daerah

‎Wujudkan Indonesia ASRI, Bupati Serang Dampingi Kapolda Tanam 3.000 Pohon

Daerah

Buka Peluang Kerja, Disnaker Kota Tangerang Gelar Walk Interview Bersama BPR Hariarta Sedana

Daerah

Kurang Perhatian, Warga Kampung UMKM di Pandeglang Terkejut Dapat Bantuan dari Relawan Ganjar