Home / Daerah

Selasa, 10 Desember 2024 - 15:39 WIB

BPPW Banten Serahkan Pengelolaan Sistem Pengadaan Air Minum ke Pemkot Serang

BagusNews.Co – Pemkot Serang dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten, melaksanakan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan sementara Sistem Pengadaan Air Minum (SPAM).

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin mengatakan, Kota Serang saat ini sudah memiliki dua SPAM, yakni di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Walantaka.

“Dan kita bukan hanya sekali mendapatkan ini, ada SPAM di Banten Lama dan sekarang ada SPAM di Walantaka itu sekitar 40 liter per detik,” kata Nanang.

Lanjut Nanang, jika pembangunan SPAM ini akan coba difokuskan di Kecamatan Walantaka, Kasemen dan Cipocok Jaya.

“Ini kebutuhannya kita fokuskan sebagian masyarakat Kasemen, Walantaka dan Cipocok Jaya,” sambung Nanang.

Masih kata Nanang, ini diupayakan untuk memenuhi ketersediaan air bersih di lingkungan Kecamatan Walantaka dan Kasemen.

Tadi juga saya sampaikan bahwa di Kasemen kebutuhan masalah air bersih ini kan sangat diperlukan oleh masyarakat, kita tahu banyak penetrasi air laut di Kasemen itu sudah sangat tinggi. Sehingga kalau digali itu rata-rata airnya anta atau payaulah,” ucap Nanang.

Baca Juga :  BPBD Kota Serang Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana

Selanjutnya Nanang mengungkapkan, bahwa dalam mengupayakan kebutuhan masyarakat di Kota Serang terkhusus terkait ketersediaan air bersih ini memerlukan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah kota.

“Tentu keberadaan apa yang telah dibuat oleh pemerintah pusat, berkolaborasi juga dengan pemerintah kota Serang, karena kan pembangunannya ada dibiayai oleh pemerintah pusat tapi tandanya disiapkan juga oleh pemerintah Kota Serang

Nanang menambahkan, jika kapasitas air bersih yang dapat disalurkan kesetiap rumah 40 liter perdetik dengan target 1.600 rumah dan akan dibangun secara bertahap.

“40 liter per detik, sekitar kalau sambungannya sekitar 1600-an sambungan dari 40 liter per detik dan tentu ini secara step by step kita akan usahakan dari tahun ke tahun,” pungkasnya.

Baca Juga :  Mudik Dilarang Pakai Kendaraan Dinas, Pj Sekda Banten Nana : Surat Edaran Sedang Kita Siapkan

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten Lusiana mengatakan, dari 1600 rumah yang ditargetkan baru 200 pemukiman yang sudah tersalurkan.

“Jadi saat ini yang di prioritaskan pemukiman penduduk. Yang saat ini 200 itu pemukiman, karena di APBN 200 saluran rumah dulu sebagai stimulan awal, nah nanti tinggal PDAM yang melanjutkan sisanya seperti itu,” kata Lusi.

Sambung Lusi, bahwa Kecamatan Walantaka setidaknya ditargetkan 3000 saluran rumah (SR) yang mendapatkan saluran air bersih.

“Kalau untuk di kawasan Walantaka sendiri itu desainnya itu sampai hampir 3000 SR. Jadi, memang rencana pengembangan total Walantaka 40 liter cuma dibangun tahap pertama baru 20 dulu,” tandasnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPK Banten Dorong Records Center Penataan Arsip Vital OPD

Daerah

Pemkot Serang Belum Anggarkan Program Makan Bergizi Gratis

Daerah

Ukur Kinerja Pemerintah Daerah, Ombudsman Banten Lakukan Penilaian Pelayanan Publik

Daerah

Sepekan Menjabat sebagai Pj Walikota Serang, Yedi Rahmat: Tidak Ada Kendala

Daerah

Diusulkan Jadi Kota Antikorupsi, KPK: Gugur kalau Ada Penindakan di Kota Tangerang

Daerah

Beredar Isu Jual Beli Kursi SPMB, Ini Kata Kepala Dindikbud Cilegon

Daerah

Seperti Nostalgia, Ini Potret Keceriaan Andra Soni Bersama Para Petani di Kota Serang

Daerah

Lebaran di Banten Selatan Disambut Jalan Rusak, Warga Minta Pemkab Lebak Buka Mata dan Hati