Home / Daerah

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:04 WIB

Pemkot Serang Bentuk UPTD Kawasan Royal Baroe Demi Genjot Ekonomi Lokal

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mematangkan rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kawasan Royal Baroe dan sekitarnya.

‎Lembaga ini penting dibentuk agar dapat mengelola secara terpadu dalam menggenjot perekonomian baru di Kota Serang.

‎Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan pembentukan UPTD Pengelolaan Kawasan Royal Baroe, yang digelar di ruang Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Serang, Selasa, 24 Februari 2026.

‎Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyatakan bahwa pihaknya akan membentuk UPTD Kawasan Royal Baroe dan sekitarnya.

‎”Hari ini Pak Wali memerintahkan Pak Sekda dan para OPD untuk membahas lebih tajam lagi berkaitan dengan UPTD Kawasan Royal Baroe, Taman Sari dan Pasar Lama,” ungkapnya.

‎Ia mengatakan rencana pembentukan UPTD Pengelolaan Kawasan Royal Baroe tinggal menyisakan beberapa poin saja untuk ditetapkan, dan akan diselesaikan secara komprehensif.

‎”UPTD ini akan dikepalai oleh seorang kepala UPTD yang berada di bawah Dinkopukmperindag,” ujar pria yang juga diketahui sebagai Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang ini.

‎UPTD ini akan memiliki personel yang terdiri dari Kepala UPTD, yang diambil dari pejabat eselon IVA di lingkungan Pemkot Serang. Kemudian dibantu oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag), dan staf,

Baca Juga :  Pemprov Banten Tegas Siap Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

‎Kawasan ini juga kemungkinan akan menggunakan outsourcing untuk petugas kebersihan dan keamanan kawasan tersebut. Sedangkan, untuk kantornya tetap berada di Pasar Lama.

‎”Tapi untuk selebihnya, dalam rangka penataan dan lain-lainnya, dimungkinkan outsourcing untuk membuat berkaitan dengan kebersihan dan juga keamanan di kawasan tersebut,” kata Wahyu.

‎Adapun tugas UPTD ini meliputi penataan kawasan perdagangan, penyelenggaraan event, dan membantu para pelaku usaha di kawasan tersebut.

‎”Tugasnya pertama berkaitan dengan penataan kawasan perdagangan yang ada di situ. Terus berkaitan dengan event yang ada di situ harus melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan,” tambahnya.

‎Wahyu menegaskan bahwa UPTD ini diperlukan untuk mengelola kawasan Royal Baroe dan sekitarnya secara terpadu, sehingga dapat menciptakan pola ekonomi baru dan meningkatkan ekonomi lokal.

‎”Kawasan ini akan menjadi satu buah kawasan ekonomi baru, yaitu ada China Town, Old Town, dan juga ada perbaikan kawasan Taman Sari. Eco part nya yang nanti akan tersambung juga dengan Alun-alun,” terangnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Sekda Banten Virgojanti Serahkan Uang Kerohiman Perluasan Stasiun Rangkasbitung

Daerah

Setiap Selasa dan Kamis, Pegawai Pemkot Serang Wajib Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Daerah

Bunda Literasi Banten Tinawati Andra Soni: Mari Membaca dan Kunjungi Perpustakaan

Daerah

Tak Ingin Bergantung pada TKD, Dewan Kabupaten Serang Desak OPD Tingkatkan Pendapatan

Daerah

Al Muktabar Kukuhkan Pjs Wali Kota Cilegon dan Tangsel, Ini Sosoknya
Antisipasi padam listrik selama Ramadan, personel PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan pasokan listrik andal.

Daerah

Antisipasi Padam Listrik Selama Ramadan, PLN Banten Siagakan 1.415 Personel

Daerah

Ikuti Arahan Gubernur, Pemkot Serang Wacanakan Penurunan Tukin ASN Jika Tak Bayar Pajak

Daerah

Amankan Pelaku dan Barang Bukti, Polda Banten Ungkap Kasus Galian C dan Emas Tanpa Izin