BagusNews.Co — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Akbar Initiative di ruang rapat Wareng, gedung Kantor Bupati, Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 27 hari dan diikuti oleh puluhan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Intan menjelaskan, melalui kegiatan ini para santri diharapkan tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mengembangkan wawasan keilmuan dan karakter yang mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Ia juga menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik seperti pembangunan jalan, gedung, dan kawasan industri. Lebih dari itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat.
“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusianya. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga gemar membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” ujar Intan.
Ia juga menekankan, budaya literasi harus terus diperkuat di kalangan generasi muda, termasuk para santri. Melalui kegiatan Kenduri Ramadan, para santri tidak hanya diajarkan ilmu agama seperti hadis, tafsir, dan kitab kuning, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, dan memahami dinamika pembangunan daerah.
“Literasi yang kuat akan melahirkan perspektif yang luas serta keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan,” ungkapnya.
Intan berharap kegiatan ini dapat memperkuat literasi, pemahaman keagamaan, dan wawasan pembangunan daerah bagi para santri dan generasi muda di Kabupaten Tangerang.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Kenduri Ramadan dan berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik semua untuk terus belajar dan berkontribusi nyata bagi Kabupaten Tangerang,” tuturnya.
Subandi Musbah, penggagas program Kenduri Ramadan, menyampaikan bahwa tahun ini puluhan santri dari berbagai kecamatan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari kajian keislaman, literasi, hingga studi tiru ke sejumlah lembaga pemerintahan.
“Selama 27 hari, para santri mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari kajian keislaman, literasi, hingga studi tiru ke sejumlah lembaga. Harapannya kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan luas,” ujarnya.
Selain itu, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rafiuddin Akbar, menambahkan, Kenduri Ramadan tidak hanya fokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga membekali para santri dengan berbagai keterampilan literasi dan kreativitas.
“Kami ingin menyiapkan generasi terbaik Kabupaten Tangerang. Karena itu, para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dilatih menulis, berpikir kritis, hingga memahami proses pembangunan daerah,” ungkapnya. (Red/Munjul)







