BagusNews.Co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memasang kisdam darurat di kawasan Perumahan Duren Village, Ciledug, untuk mengantisipasi banjir susulan yang diperkirakan akan terjadi akibat tingginya debit air Kali Angke. Mengingat, kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung hingga 12 Maret 2026 dan meningkatnya potensi banjir di kawasan Ciledug.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu, menyatakan, pihaknya telah menerjunkan petugas ke lapangan untuk membangun kisdam darurat di dua titik strategis sekitar kawasan Perumahan Duren Village.
Tujuannya adalah memperkuat daya tahan tanggul serta mencegah terjadinya kerusakan yang bisa menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
“Kami melanjutkan pemasangan kisdam darurat untuk memperkuat daya tahan dan ketinggian tanggul di kawasan Perumahan Duren Village Ciledug. Siang ini pemasangan masih berlangsung, dan genangan banjir di kawasan tersebut sudah mulai surut,” ujarnya pada Senin, 26 Maret 2026.
Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (Sipantau) milik Dinas PUPR Kota Tangerang, ketinggian muka air di titik pantau Angke-Duren Villa saat ini berada dalam kondisi normal, yakni sekitar 2,24 meter. Dengan demikian, situasi di lapangan dinilai masih terkendali, tetapi langkah antisipatif tetap dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk.
Iwan menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan sekitar 400 karung kisdam darurat, yang diperkirakan akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan. Pihaknya juga melaksanakan pemantauan ketat terhadap kondisi tanggul di wilayah tersebut dan sekitarnya, guna memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran yang dapat memperparah situasi banjir.
“Tidak hanya memasang kisdam darurat, kami terus melakukan pemantauan kondisi tanggul di sejumlah wilayah untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran yang menyebabkan debit air sungai atau kali di sekitarnya masuk menggenangi pemukiman warga,” jelasnya.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat diharapkan selalu siap siaga dan mengikuti arahan dari petugas serta perangkat desa setempat. (Red/Munjul)







