BagusNews.Co – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang akan melakukan pendataan ulang terhadap sekitar ribuan UMKM yang ada di Kota Serang.
Pendataan ulang pelaku UMKM ini sebagai respons Dinkopukmperindag yang didorong agar melibatkan UMKM sebagai pemasok bahan baku maupun produk makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan ulang terhadap sekitar 12.000 UMKM yang ada di Kota Serang.
Pendataan tersebut bertujuan untuk mengetahui jenis usaha yang dimiliki pelaku UMKM, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan bahan baku dapur MBG.
“Menu makanan tentu tidak selalu sama setiap bulan. Karena itu nanti setiap UMKM bisa mendapatkan kesempatan suplai yang berbeda, misalnya satu atau dua hari dalam satu bulan,” ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Wahyu, dari sekitar 90 dapur MBG yang direncanakan beroperasi, program tersebut berpotensi melibatkan sekitar 100 hingga 200 UMKM sebagai pemasok.
Ia menilai kemampuan UMKM di Kota Serang cukup untuk memenuhi kebutuhan suplai tersebut. Namun demikian, pemerintah tetap akan menyiapkan standar kualitas bagi produk yang disuplai UMKM agar bahan baku yang digunakan tetap sesuai ketentuan.
“Misalnya untuk cabai harus ada standar ukuran dan kualitasnya. Hal-hal seperti itu yang akan kita atur,” kata Wahyu. (Red/ Roy)







