BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama periode libur Lebaran Idulfitri 2026.
Kesiapan ini dilakukan untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat dan potensi kejadian kegawatdaruratan selama masa cuti bersama dan hari raya, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik dan berkumpul keluarga dengan aman dan nyaman.
Kepala Dinkes Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar menyatakan, pihaknya telah menyiagakan layanan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi kejadian kegawatdaruratan selama periode Lebaran. Kami memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit tetap melayani masyarakat selama masa Lebaran 2026,” ujarnya pada Senin, 16 Maret 2026.
Selain itu, Dinkes Tangsel menyiapkan enam posko layanan kesehatan di titik-titik strategis seperti posko fly over Ciputat, Pamulang Square, Muncul, Bintaro Sektor 7, Living World Alam Sutera, dan German Centre. Posko tersebut akan beroperasi mulai 14 hingga 27 Maret 2026, didukung oleh 540 tenaga kesehatan dan 84 unit ambulans.
“Posko dibagi dalam 2 dan 3 sif, di mana pada tanggal 20 dan 21 Maret akan beroperasi dalam 3 sif dengan perincian 54 personel dan 6 ambulans, sementara sisanya dalam 2 sif dengan 36 personel dan 6 ambulans,” jelasnya.
Dinkes juga menyiapkan layanan di puskesmas, rumah sakit, dan PSC 119 agar tetap siap siaga selama masa libur. Pengadaan alat kesehatan, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai juga dipastikan dalam kondisi cukup untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak.
Pengaturan ini dilakukan melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya, demi memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, menghindari aktivitas beresiko tinggi, mengikuti protokol kesehatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana,” ujar dr. Allin.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan gawat darurat PSC 119 atau nomor 0813 2065 6119 jika membutuhkan pertolongan kesehatan mendesak. Dalam periode libur dan cuti bersama, pelayanan puskesmas disusun sedemikian rupa untuk tetap mengutamakan layanan kegawatdaruratan.
Berikut jadwal operasional Puskesmas di masa libur Lebaran 2026: Puskesmas nonrawat inap buka pukul 08.00-14.00, sementara puskesmas rawat inap buka 24 jam (16-17 Maret); Puskesmas nonrawat inap buka pukul 08.00-14.00, rawat inap buka 24 jam (18 Maret cuti bersama Hari Raya Nyepi); Puskesmas nonrawat inap libur, rawat inap tetap buka 24 jam (19 Maret hari raya Nyepi); Puskesmas nonrawat inap buka pukul 08.00-14.00, rawat inap buka 24 jam (20 Maret cuti bersama Idulfitri).
Selanjutnya, Puskesmas nonrawat inap libur, rawat inap buka 24 jam (21-22 Maret Idulfitri); Puskesmas nonrawat inap buka pukul 07.30-14.00, rawat inap tetap buka 24 jam (23-24 Maret cuti bersama); dan Puskesmas nonrawat inap buka pukul 07.30-14.00, rawat inap buka 24 jam (25-28 Maret). (Red/Munjul)







