BagusNews.Co – Walikota Serang Syafrudin meresmikan Kantor DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten di Kawasan Ruko Sukses, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis 20 Juli 2023.
Dalam sambutannya, Walikota Serang Syafrudin menyebutkan, tahun ini jumlah perumahan di Kota Serang ada 208 perumahan, dan semuanya sudah memberikan kontribusi terhadap Pemkot Serang berupa pendapatan asli daerah (PAD).
“PAD Kota Serang sekarang ini sekira Rp280 miliar, dan 50 persennya dari perumahan. Karena di Kota Serang tidak ada industri, adanya perdagangan dan jasa, salah satunya dari perumahan ini,” kata Syafrudin dalam sambutannya.
Syafrudin menuturkan, PAD perumahan ini diperoleh dari beberapa sektor terutama dari pajak bumi dan bangunan (PBB), BPHTB, dan IMB.
“Karena Kota Serang bukan daerah industri, maka hanya bisa mengandalkan bidang perdagangan dan jasa. Oleh karena itu PAD perumahan dijadikan andalan bagi peningkatan PAD Kota Serang,” kata Syafrudin.
Orang nomor satu di Kota Serang ini mengapresiasi DPD REI Banten yang membangun kantor di Kota Serang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang sudah hadir di Kota Serang, karena kehadirannya sangat jelas memberikan kontribusi besar bagi PAD Kota Serang,” pungkasnya.
Semantara itu, Ketua DPD REI Roni H. Adali mengatakan, DPD REI Banten sudah 22 tahun berdiri, namun baru pada tahun ini memiliki kantor Sekretariat DPD REI Banten.
“Alhamdulilah pada hari ini Pak Walikota meresmikan kantor REI Banten. Alhamdulillah yang hadir cukup banyak dari hampir semua teman-teman perbankan, dan juga dari teman-teman Pemda Kota Serang juga hadir,” katanya.
Roni berharap DPD REI Banten bisa melompat lebih tinggi lagi, sehingga DPD REI Banten bisa menjadi organisasi yang besar, yang terus tumbuh dan berkembang, berintegritas, dan tentunya yang paling penting adalah membantu teman-teman anggota REI Banten.
“Target kami membangun 10 ribu perumahan subsidi tahun ini, tentu target tersebut bisa tercapai jika kita bisa meningkatkan kaloborasi dengan berbagai pihak, sinergitas yang terus dijaga, meningkatkan kualitas mental dan kompetensi para pengembang juga mendongkrak penjualan,” bebernya. (Red/Misbah)







