Home / Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 14:14 WIB

Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang, Ini Pesan Andra Soni

BagusNews.Co -Gubernur Banten Andra Soni melepas 21 petani milenial yang akan diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program magang selama 1-3 tahun. Pelepasan dilaksanakan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis, 9 April 2026.

Pelepasan petani milenial merupakan program Kementerian Pertanian dan diberangkatkan oleh masing-masing provinsi. Pemberangkatan tahun ini merupakan rekor terbanyak sejak program itu dijalankan sejak tahun 1984. Andra Soni berharap, para peserta magang ini kembali ke daerah untuk memajukan sektor pertanian di Banten dengan berbagai inovasi dan pengalaman yang didapat selama di Jepang.

“Kita masih banyak lahan-lahan tidur yang bisa dikembangkan untuk teman-teman nanti setelah kembali lagi. Silakan dikembangkan,” katanya.

Andra Soni menilai, Banten memiliki potensi pertanian namun belum dioptimalkan dengan baik. Padahal, kebutuhan hasil pertanian di pasaran sangat besar, apalagi Banten juga berbatasan dengan Jakarta. Setidaknya, menurutnya, Banten bisa menjadi daerah yang menyuplai kebutuhan pangan Jakarta.

“Ini penting sekali karena secara transportasi kita lebih kompetitif dari daerah lain,” jelasnya.

Maka dari itu, agar generasi muda tertarik pada sektor pertanian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kebutuhan air dan aksesibilitasnya dalam kondisi baik, termasuk untuk target pasarnya. Oleh karenanya ia mengaku bersyukur saat ini perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Banten begitu besar.

Baca Juga :  Kontingen Banten Raih 8 Medali Sementara di Popnas, Kadispora: Prestasi Awal yang Baik

“Belum lagi kebutuhan untuk suplai ribuan SPPG yang sudah beroperasi di Banten. Jadi usaha sektor pertanian itu sebenarnya sangat menjanjikan,” katanya.

Terakhir, Andra Soni mengingatkan kepada seluruh peserta magang agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena tidak semua bisa mendapatkan kesempatan itu, sehingga ketika pulang nanti, mereka bisa menjadi mentor bagi petani milenial lainnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten M Nasir menambahkan, para peserta magang yang akan diberangkatkan ini sebelumnya telah melakukan diklat selama 50 hari untuk mempersiapkan diri agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan kebudayaan baru di Jepang.

“Dari total 48 peserta, yang berhasil lolos sebanyak 21 dari berbagai daerah di Banten. Insya Allah nanti tanggal 13 April diberangkatkan,” katanya.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Sampah, Pemkot Tangerang Selatan Jamin Penegakan Hukum dan Sanksi Tegas

Selama di Jepang, mereka tinggal di perkampungan-perkampungan untuk menyatu dengan para petani di berbagai lokasi di Jepang. Ada yang di sektor pertanian dan peternakan selama 11-26 bulan.

“Jepang adalah negara barometer dengan penerapan teknologi terbaik dalam sektor pertaniannya. Maka dari itu, saya berharap ketika pulang nanti, teman-teman ini bisa menerapkan yang didapat di sana untuk kemajuan pertanian di Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Eva Luthfiah salah satu peserta magang asal Kabupaten Lebak berkomitmen setelah pulang nanti akan memajukan sektor pertanian di daerahnya. Apalagi, dirinya terlahir dari keluarga petani dan kuliah dengan jurusan pertanian.

“Dari kecil saya sudah diajarkan bertani oleh orang tua, dan sampai sekarang saya masih menjalani itu,” katanya.

Eva menilai, sektor pertanian saat ini sudah semakin modern dan tidak lagi menjadi sebuah profesi yang dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, ketika ada tawaran program magang ini, ia langsung mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi. “Karena tekad saya ingin memajukan pertanian,” katanya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemohon SKCK di Polres Pandeglang Alami Lonjakan

Daerah

Warga Tangsel Antusias ke Bazar Ramadan, Harga Lebih Terjangkau

Daerah

Al Muktabar Sampaikan Fokus APBD Banten TA 2025 Pada Empat Prioritas

Daerah

Tak Ada WFH, ASN Kota Serang Tetap Harus Kerja Seperti Biasa Selama Ramadan

Daerah

Antisipasi Banjir dan Longsor, Banten Masuk Zona Siaga Bencana hingga Maret 2026

Daerah

Wirausahawan Muda Harus Jadi Solusi dan Inspirasi

Daerah

Pemprov Banten Raih WTP ke 8 Kali Berturut-Turut, Ini Temuan BPK Terhadap LKPD 2023

Daerah

Pemprov Banten Dukung Geopark Bayah Dome Sebagai Geopark Nasional