BagusNews.Co – Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, terus mendorong pengembangan ekosistem city tour sebagai strategi utama untuk meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Melalui kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kini tengah menyiapkan sejumlah paket wisata tematik yang menarik dan berdaya saing tinggi.
Agis menegaskan, pengembangan ini tidak hanya sekadar menawarkan tempat wisata, tetapi membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi, mulai dari pelaku usaha, pemandu wisata, hingga infrastruktur pendukung.
”Pemkot Serang bersama seluruh stakeholder berkomitmen menata kota agar dikenal sebagai destinasi city tour yang menarik. Kami ingin memastikan fasilitas semakin baik sehingga wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat, 17 April 2026.
Saat ini, Pemkot Serang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Majalawang Adventure tengah menyusun paket-paket wisata unggulan.
Salah satu yang menjadi primadona adalah wisata petualangan berupa arung jeram dan susur sungai, serta paralayang yang dikembangkan di kawasan Kecamatan Taktakan.
Tidak hanya alam, wisata budaya dan sejarah juga diperkuat. Pengembangan susur Sungai Cibanten serta wisata religi dan sejarah di kawasan Banten Lama terus dipoles agar semakin menarik minat wisatawan.
Salah satu konsep unik yang ditawarkan adalah walking tour “Pesona Kaujon”. Konsep ini mengajak pengunjung menjelajahi kawasan cagar budaya seperti Rumah Kaujon, Gedong Juang, dan masjid kuno dengan berjalan kaki untuk lebih merasakan suasana masa lalu.
”Selain itu, tersedia juga paket wisata Banten Girang serta wisata edukatif seperti Museum Sepeda yang memiliki daya tarik tersendiri,” tambah Agis.
Agis menjelaskan bahwa komunikasi dan sinergi dengan pelaku pariwisata terus diperkuat. Tujuannya agar seluruh potensi yang dimiliki Kota Serang dapat dikemas menjadi produk wisata yang menarik dan berkelanjutan.
Kota Serang dinilai memiliki banyak kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang belum sepenuhnya terekspos. Melalui strategi city tour ini, Pemkot optimistis mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan strategi tersebut, pihaknya optimistis mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
”Harapannya, ini tidak hanya meningkatkan citra daerah, tapi juga membuka lapangan kerja baru dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Agis. (Red/ Roy)







