Home / Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 20:24 WIB

Gerakan Gizi Nasional, Pemkot Serang Bagikan Tablet Tambah Darah ke Pelajar Cegah Anemia

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat foto bersama dengan para guru dan siswa SMAN 5 Kota Serang dalam acara Gerakan Gizi Nasional I Dok. Istimewa

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat foto bersama dengan para guru dan siswa SMAN 5 Kota Serang dalam acara Gerakan Gizi Nasional I Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berkomitmen menjaga kesehatan dan gizi bagi generasi muda melalui program Gerakan Gizi Nasional. Langkah nyata ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Serang, yang menjadi salah satu lokasi percontohan implementasi program tersebut.

‎Walikota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program nasional yang dipimpin langsung oleh Dinas Kesehatan dan dikolaborasikan dengan seluruh jenjang pendidikan yang ada di Kota Serang.

‎”Saya hadir di SMA Negeri 5 Kota Serang dalam rangka pelaksanaan program nasional Gerakan Gizi Nasional. Leading sektornya Dinas Kesehatan, bekerja sama dengan seluruh sekolah di Kota Serang, salah satunya SMAN 5 ini,” ujarnya saat ditemui di SMAN 5 Kota Serang, Senin, 22 April 2026.

‎Salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah pemberian obat tablet tambah darah yang dilakukan secara rutin setiap satu minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia atau kurang darah di kalangan pelajar.

‎”Setiap minggu sekali kita berikan tablet tambah darah agar mereka tidak terkena anemia. Ini adalah bentuk nyata bagaimana negara hadir menjaga gizi dan kesehatan anak-anak bangsa,” terangnya.

‎Budi menegaskan, kesehatan fisik yang prima menjadi modal utama untuk mewujudkan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, selain asupan gizi, kegiatan olahraga juga terus didorong agar kebugaran tubuh para pelajar tetap terjaga.

Baca Juga :  Al Muktabar : Generasi Muda Harus Memiliki Semangat Perjuangan Para Pahlawan

‎”Gerakan kesehatan seperti olahraga harus terus terlaksana. Insya Allah dengan fisik yang sehat dan imun yang kuat, mereka siap menjadi generasi penerus yang tangguh untuk Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

‎Program ini tidak hanya menyasar tingkat SMA, namun menyentuh seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat di seluruh wilayah Kota Serang.

‎”Jangkauannya mencakup semua sekolah, mulai dari SD, SMP, sampai SMA. Selain pemberian tablet tambah darah, kami juga berikan sarapan bergizi dan kegiatan olahraga bersama,” ungkap dia.

‎Tak hanya soal fisik, Budi juga berharap kondisi kesehatan yang baik dapat berdampak positif pada perilaku sosial para remaja. Ia meyakini bahwa anak yang sehat dan bugar akan cenderung terhindar dari lingkungan yang buruk.

‎”Semoga mereka terus positif dalam pergaulan. Ketika fisiknya sehat dan imunnya kuat, insya Allah akan dijauhkan dari pergaulan negatif. Ini juga bagian dari komitmen pemerintah dalam mendidik generasi yang berkualitas,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanuddin mengatakan, sasaran utama program ini adalah para pelajar mulai dari kelas 7 hingga kelas 12 atau jenjang SMP hingga SMA/SMK.

‎”Aksi bergizi ini sesungguhnya bukan hanya dilakukan tahun ini saja, tapi sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Sasarannya adalah anak-anak sekolah dari kelas 7 sampai 12, dengan pemberian obat tablet tambah darah,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Rakor Sinergi Pemungutan Opsen Pajak, Pemprov Banten Dorong Optimalisasi Potensi Daerah

‎Ia menjelaskan alasan mengapa program ini sangat krusial, terutama bagi siswa perempuan. Secara biologis, remaja putri memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan darah atau anemia dibandingkan laki-laki.

‎”Pemberian ini dikhususkan untuk siswa perempuan atau remaja putri. Karena secara fisik perempuan berbeda dengan laki-laki, yaitu memiliki siklus menstruasi. Pada saat menstruasi terjadi, mereka sangat rentan mengalami penurunan kadar darah,” jelasnya.

‎”Oleh karena itu, pemberian tablet tambah darah ini sangat penting agar mereka tidak kekurangan darah atau terkena anemia yang dapat mengganggu aktivitas belajar dan kesehatan tubuh,” tambah Hasan.

‎Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki status gizi dan kesehatan remaja secara menyeluruh melalui peningkatan intensitas kegiatan aksi bergizi.

‎Ada beberapa target khusus yang ingin dicapai, antara lain meningkatkan kerja sama lintas sektor dalam pelayanan kesehatan yang peduli terhadap remaja. Selain itu, upaya ini juga ditujukan untuk menurunkan angka prevalensi atau persentase kasus anemia di kalangan remaja putri.

‎”Kami juga ingin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke luar gedung atau langsung ke sekolah-sekolah, sehingga layanan kesehatan lebih mudah diakses oleh para remaja,” pungkas Hasan.(Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Kemajuan E-Sport Indonesia, Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends di Serang

Daerah

DPRD Banten Belum Putuskan Nama Calon Pj Gubernur Yang Akan Diusulkan Ke Mendagri

Daerah

Perumdam Pandeglang Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik BUMD se-Provinsi Banten 2025

Daerah

Temui Ratu Ria, Achmad Herwandi Bahas Pilkada Kota Serang

Daerah

Polres Cilegon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Yang Akan Dibawa Ke Sumatera

Daerah

Bawaslu Kota Serang Selidiki Puluhan Amplop yang Kotori Halaman TPS

Daerah

Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Jadikan Adat Kanekes sebagai Tuntunan

Daerah

Bupati Serang Resmikan Jembatan Luwung Semut