Home / Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:52 WIB

BUMD Banten Belum Optimal Dongkrak Pendapatan Daerah, Wagub Dimyati : Tidak Ada yang Bisa Diharapkan

BagusNews.Co – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menilai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Banten perlu terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda Penyampaian Pendapat Gubernur terhadap Penjelasan DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul DPRD tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis, 2 Juli 2026.

Dimyati mengatakan, hingga saat ini peran BUMD Provinsi Banten belum optimal dalam menopang pendapatan daerah. Ke depan, BUMD harus dikelola secara lebih profesional, produktif, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi daerah.

Baca Juga :  BNN Banten Musnahkan 4 Kg Ganja dan Sabu

“Kita punya BUMD. Saat saya dengan Pak Andra Soni memimpin Banten, kok tidak ada yang bisa diharapkan dari BUMD kita. Beda dengan BUMD yang ada di Jakarta dan beda dengan BUMD di Kabupaten Tangerang dari parkir saja untung, bayangkan,” ungkap Dimyati.

Menurut Dimyati, tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Banten menuntut seluruh potensi sumber pendapatan daerah dapat dioptimalkan, termasuk melalui peningkatan kinerja BUMD.

Selanjutnya, Dimyati menjelaskan, ketergantungan terhadap sumber pendapatan konvensional seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) perlu diimbangi dengan penguatan sumber-sumber pendapatan lainnya agar struktur fiskal daerah menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bawaslu Banten Kawal Distribusi Logistik Pilkada Banten 2024

Selain itu, Dimyati juga menyoroti potensi ekonomi Banten yang dinilai masih dapat dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Kita banyak pabrik, tetapi NPWP-nya di Jakarta. Kita juga memiliki jumlah kendaraan yang besar, namun ke depan kendaraan listrik akan semakin berkembang. Karena itu, kita harus mulai memikirkan strategi baru dalam meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Dimyati berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki kesamaan visi dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah, sehingga setiap kebijakan dan anggaran yang dijalankan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah PSU di Pilkada 2024, KPU Kota Serang Gelar Bimtek di Tingkat Kelurahan

Daerah

Upaya Percepatan Pembangunan, DPMD Banten Dorong Desa Identifikasi Potensi Ekonomi 

Daerah

Empat Bulan Lagi Jabatan Walikota Serang Berakhir, Bursa Calon Pj Walikota Bermunculan

Daerah

Skema Sekolah Swasta Gratis di Banten Masih Diformulasikan

Daerah

Datangi Kantor Disdukcapil, Walikota Serang Pastikan Pelayanan Adminduk Sesuai Harapan Warga

Daerah

Jaga Kesehatan dan Produktivitas, Dimyati Senam dan Jalan Sehat Bareng Masyarakat

Daerah

Porprov Banten Diharapkan Mampu Mencetak Atlet Berprestasi

Daerah

Para Pegawai Diminta Cermat Dalam Pelaksanaan APBD Perubahan Provinsi Banten 2023