Home / Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:52 WIB

BUMD Banten Belum Optimal Dongkrak Pendapatan Daerah, Wagub Dimyati : Tidak Ada yang Bisa Diharapkan

BagusNews.Co – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menilai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Banten perlu terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda Penyampaian Pendapat Gubernur terhadap Penjelasan DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul DPRD tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis, 2 Juli 2026.

Dimyati mengatakan, hingga saat ini peran BUMD Provinsi Banten belum optimal dalam menopang pendapatan daerah. Ke depan, BUMD harus dikelola secara lebih profesional, produktif, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi daerah.

Baca Juga :  Media Gathering 2023, Bank BJB Cetak Laba Rp1,7 Triliun Hingga September

“Kita punya BUMD. Saat saya dengan Pak Andra Soni memimpin Banten, kok tidak ada yang bisa diharapkan dari BUMD kita. Beda dengan BUMD yang ada di Jakarta dan beda dengan BUMD di Kabupaten Tangerang dari parkir saja untung, bayangkan,” ungkap Dimyati.

Menurut Dimyati, tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Banten menuntut seluruh potensi sumber pendapatan daerah dapat dioptimalkan, termasuk melalui peningkatan kinerja BUMD.

Selanjutnya, Dimyati menjelaskan, ketergantungan terhadap sumber pendapatan konvensional seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) perlu diimbangi dengan penguatan sumber-sumber pendapatan lainnya agar struktur fiskal daerah menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hingga Saat Ini Ketersediaan Pangan Di Provinsi Banten Masih Aman Menjelang Hari Raya Idul Adha

Selain itu, Dimyati juga menyoroti potensi ekonomi Banten yang dinilai masih dapat dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Kita banyak pabrik, tetapi NPWP-nya di Jakarta. Kita juga memiliki jumlah kendaraan yang besar, namun ke depan kendaraan listrik akan semakin berkembang. Karena itu, kita harus mulai memikirkan strategi baru dalam meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Dimyati berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki kesamaan visi dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah, sehingga setiap kebijakan dan anggaran yang dijalankan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Banjir di Gang Buntu Kota Tangerang, Tim Evakuasi Bayi Berumur Tiga Hari

Daerah

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Pandeglang Buka Layanan Pembuatan SKCK di CFD

Daerah

Gerindra Banten Buka Pendaftaran Bacaleg, Andra Soni : Yang Penting Turun Ke Masyarakat

Daerah

Investor Weifang Tertarik Bangun Kawasan Industri di Kecamatan Kasemen Kota Serang

Daerah

Paripurna HUT ke-24 Provinsi Banten Diwarnai Interupsi

Daerah

Jalan Rusak di Pandeglang Rawan Kecelakaan, Warga: Rujuk Ibu Hamil Bisa Terlambat!

Daerah

Al Muktabar Tutup MTQ XX Tingkat Provinsi Banten Tahun 2023

Daerah

Sekda Nanang Lantik 85 Pejabat Pemkot Serang, 6 Kepala OPD Dirotasi