Home / Daerah / Ekonomi

Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:26 WIB

BI Perwakilan Banten Gelar SHAFARA dan FERBA, Ini Rangkaian Kegiatannya

BagusNews.Co – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten bekerjasama dengan Pemprov Banten dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Banten menggelar kegiatan Sharia Festival Jawara (SHAFARA) dan Festival Rupiah Banten (FERBA) dengan mengusung tema ‘Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Banten yang Inklusif, Berkelanjutan dan Berorientasi Digital’.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 hari (30 Agustus – 1 September 2024) yang diisi dnegan berbagai kegiatan, diabtaranya casual talk & worksho edukasi, showcasing produk UMKM (wastra, fesyen, kriya, olahan pangan dan kopi) dan, business matching pembiayaan ekspor, aneka lomba kreatif, pameran museum uang Rupiah, exhibition dan casual talk CBP Rupiah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa menyampaikan kegiata SHAFARA tersebut bertujuan meningkatkan literasi dan inklusivitas ekonomi keuangan syariah pada masyarakat, memperluas dan pemperkuat positioning ekosistem halal Banten, meningkatkan daya saing.

Selanjutnya, kegiatan itu juga memiliki tujuan memperluas akses pembiayaan dan pasar produk halal unggulan Banten ke level nasional dan global serta melahirkan generasi sadar dan peduli Eksyar dan halal lifestyle baru yang mendorong percepatan perkembangan ekosistem halal di Banten.

“Kami meyakini ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi yang besar sebagai motor yang dapat mempercepat roda ekonomi. Baik secara nasional, regional maupun perekonomian Provinsi Banten,” ujar Ameriza dalam sambutannya pada pembukaan acara di Hotel Double Tree Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Jumat 30 Agustus 2024.

Baca Juga :  Naiknya Harga Indeks 11 Kelompok Pengeluaran, Inflasi Provinsi Banten Alami Kenaikan

Selanjutnya, kata Ameriza, tujuan utama FERBA 2024 guna meningkatkan literasi masyarakat mengena Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Provinsi Banten. Kemudian menjaga kedaulatan sebagai simbol negara berdaulat dengan menggunakan dalam setiap transaksi.

“Dan diharapkan masyarakat paham berperilaku sesuai dengan fungsi Rupiah dalam rangka melakukan transaksi pembayaran, membelanjakan Rupiah dan mengoptimalkan nilai Rupiah,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua KDEKS Provinsi Banten Siti Ma’rifah mengajak semua pihak untuk dapat turut serta berperan dan berkolaborasi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Banten.

“KDEKS ini tentu tidak bisa melakukan sebuah langkah-langkah, jika tidak ada kolaborasi semua pihak, terutama pemerintah daerah dan BI yang konsen dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan peran ekonomi dan keuangan syariah sangat strategis dalam membangun ekonomi masyarakat.

“Kita memiliki keniscayaan ekonomi syariah menjadi bagian dari ekonomi nasional,” imbuhnya.

Sementara, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia Agus Setiawan menyampaikan Pemprov Banten terus mendukung upaya-upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah, dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten maupun secara nasional.

Baca Juga :  Banten Resmi Memiliki Rumah Sakit Hewan, Ini Pelayanan yang Ada 

“Pemprov Banten mendukung segala bentuk perkembangan ekonomi dan keungan syariah, diharapkan menjadi motor penggerak dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten,” ungkapnya.

Selanjutnya, Agus menyampaikan di Provinsi Banten potensi ekonomi dan keuangan syariah cukup tinggi, sehingga potensi tersebut harus mampu dioptimalkan sebaik mungkin.

Terlebih, kata Agus, Provinsi Banten memiliki sejumlah wisata serta kuliner yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah. Bahkan secara demografi penduduk di Provinsi Banten mencapai 12 juta jiwa.

“Banten memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Bahkan terdapat Kawasan Industri Halal (KIH) Cikande dan Menara Syariah yang mempu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah,” katanya.

Kemudian, pihaknya juga berharap dengan kegiatan SHAFARA dan FERBA ini mampu menjadi sebuah inspirasi bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kolaborasi guna mengembangkan potensi ekonomi dan keuangan syariah.

“Diharapkan ini mampu menjadi momentum kebangkinan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera, Gubernur Andra Soni Terima Anugerah Indoposco

Daerah

Bupati Dewi Doakan Ainul Fajri Juara BMX di Malaysia

Daerah

Ini Pesan Al Muktabar Kepada Kontingen Banten Pada Pornas Kopri XVI

Daerah

Tim SAR Lakukan Pencarian Satu Santri Tenggelam di Wisata Pantai Daplangu Pandeglang

Daerah

Penyuluh Antikorupsi Asal Provinsi Banten Raih Penghargaan Dari KPK

Daerah

Putri Wakil Presiden Temui Walikota Serang, Bahas Pilkada 2024?

Daerah

Pj Walikota Serang Keliling Pantau Musrenbang Tingkat Kecamatan

Daerah

440 Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Telah Berangkat ke Tanah Suci